
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
SINGKIL (Waspada.id): Untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok, Dinas Pangan Aceh Singkil dan dinas Pangan Aceh bekerjasama membuka gerai gerakan pangan murah (GPM) di Kecamatan Simpang Kanan Kab. Aceh Singkil, Selasa (5/8/2025).
Dalam penjualan bahan pangan murah tersebut Dinas Pangan Aceh Singkil turut bekerjasama dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh guna mengatasi ancaman inflasi daerah.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
IKLAN
GPM dibuka langsung oleh Wakil Bupati H Hamzah Sulaiman SH, yang menyerahkan secara simbolis paket bahan pangan murah tersebut kepada masyarakat di Pekan Mingguan Desa Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan.
Pada kesempatan itu Wabup juga menyempatkan diri untuk temu ramah langsung dengan masyarakat yang hendak membeli bahan pangan murah tersebut.
Di hadapan Dinas Pangan Aceh dan Perum Bulog Kanwil Aceh, Wabup Hamzah juga mengusulkan, agar program GPM ini kedepannya bisa dijalankan oleh Koperasi Merah Putih di daerah.
Usulan tersebut pun mendapat sambutan baik oleh Pimpinan Bulog Cabang Blang Pidie Nurul Irianda Sari, yang mengaminkan usulan program tersebut dan akan melakukan peninjauan mendatang.
Gerai GPM yang dibuka ditengah melonjaknya harga bahan pangan terkhusus beras langsung diserbu warga. Sebanyak 673 paket bahan pangan murah yang disediakan Tim GPM, habis ludes terjual hanya hitungan beberapa jam.
Paket bahan pangan yang disediakan meliputi, beras SPHP 5kg dijual dengan harga Rp.64.000, gula pasir 2kg Rp.28.000, minyak goreng kemasan 2 liter Rp. 35.000, dan telur ayam per papan Rp.42.000.
Masing-masing warga hanya diperbolehkan membeli beras 10kg atau 2 sak maksimalnya, dengan selisih harga barang dipasar umum sekitar mencapai Rp70 – Rp80 ribu.
Kepala Dinas Pangan Aceh Singkil Abdul Haris mengatakan, bahwa dinas pangan Aceh Singkil akan terus memantau kebutuhan bahan pangan daerah agar menghindari kelangkaan barang.
Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pangan Aceh maupun Perum Bulog, agar cadangan pangan Aceh Singkil bisa terpenuhi setiap bulannya.
Sementara petugas GPM dari Dinas Pangan Aceh, Nancy Ekariany, SE MSi. Ak mengatakan, program GPM ini perdana masuk ke Aceh Singkil guna menstabilkan pasokan dan harga pangan.
“Kita harapkan bisa terus berjalan ke depannya di Aceh Singkil melalui program Dinas Pangan Aceh,” ujarnya.
Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Aceh Singkil Achyaruddin, ST dikonfirmasi Waspada.id, Rabu (6/8/2025) mengatakan, kegiatan gerakan pangan murah yang dilaksanakan tersebut merupakan usulan Dinas Pangan Aceh Singkil kepada Dinas Pangan Aceh Dan Bulog agar menyetujui untuk membuka gerai GPM yang bersumber dana APBA tersebut.
Dengan dibukanya gerai GPM tersebut pihaknya berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat Aceh Singkil khususnya kecamatan Simpang kanan yang sedang menghadapi dampak inflasi harga dan kelangkaan pasokan cadangan pangan daerah.
Tim Dinas Pangan juga terus memantau pelaksanaan GPM untuk memastikan barang dapat tersalur per rumah tangga tanpa ada pemborongan barang, ucap Achyar.
Udin salah satu warga Lipat Kajang menyampaikan, ucapan terimakasih langsung kepada Wakil Bupati Hamzah Sulaiman.
Udin menyebutkan ini salah satu bukti kepedulian pemerintah kepada masyarakat dengan mendatangkan bahan pangan murah ke kecamatannya.
“Saat masyarakat sedang kesulitan bahan pangan karena mahal, Alhamdulillah pemerintah langsung turun membantu, semoga GPM ini bisa terus berlanjut,” harap Udin. (id.81)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.