Jakarta, CNBC Indonesia - Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pariwisata berkelanjutan melalui aksi Beach Clean Up di Pantai Kelan, Bali, Rabu (18/2).
Berkolaborasi bersama Pandawara Group, InJourney mengajak masyarakat lintas sektor untuk bergotong royong meningkatkan kesadaran terhadap isu sampah dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi keberlanjutan pariwisata Indonesia.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari karyawan InJourney Group, Pemerintah Kabupaten Badung, Dinas Lingkungan Hidup Badung, Polres I Gusti Ngurah Rai, para pemangku kepentingan dan mitra bandara termasuk otoritas bandara, bea cukai, imigrasi, dan kekarantinaan hingga komunitas lokal serta pelajar SD Negeri 3 Tuban. Kolaborasi lintas elemen ini mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga destinasi wisata unggulan Bali.
Dalam aksi tersebut, para relawan mengumpulkan lebih dari 2,25 ton sampah, terdiri dari sekitar 2,1 ton sampah organik dan 153 kilogram sampah anorganik. Upaya ini tidak hanya menciptakan lingkungan pantai yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga berkontribusi pada potensi reduksi emisi karbon hingga 0,87 ton CO₂e sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam.
Pantai Kelan yang berlokasi sekitar lima kilometer di selatan landasan pacu Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan untuk menikmati panorama matahari terbenam dengan latar aktivitas pesawat lepas landas dan mendarat. Keberadaan deretan kuliner seafood dan kafe turut memperkuat daya tarik kawasan ini, menjadikannya tujuan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan Bali sebagai penyumbang signifikan pergerakan wisatawan mancanegara mencapai 16,33 juta pergerakan sepanjang 2025, menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi menjadi tanggung jawab bersama. Aksi Beach Clean Up ini merupakan bagian dari InJourney Green, program Corporate Social Responsibility (CSR) InJourney yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pengelolaan pariwisata berkelanjutan dari hulu ke hilir.
"Beach Clean Up Day menjadi wujud nyata komitmen InJourney dalam menjawab persoalan sampah yang bersifat sistemik. Permasalahan ini tentu tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kami percaya setiap elemen mulai dari pemerintah, pelaku industri, komunitas, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan," ujar Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman dikutip Kamis (19/2/2026).
Herdy menambahkan bahwa kolaborasi dengan Pandawara Group dimulai sejak awal tahun, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 InJourney, dengan semangat Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia. Rangkaian InJourney Green bersama Pandawara Group ke depan akan terus berlanjut melalui berbagai program, antara lain edukasi pemilahan sampah, penguatan manajemen limbah, hingga waste assessment di kawasan destinasi.
"Kegiatan tidak berhenti hari ini. Kami akan terus melakukan pemantauan dan aksi bersih-bersih secara rutin dan berkala agar kebersihan destinasi wisata tetap terjaga. Bali adalah wajah pariwisata Indonesia yang harus kita rawat bersama, tidak hanya untuk wisatawan saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang," tambah Herdy.
Salah satu anggota Pandawara Group, Gilang Rahma, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun.
"Kegiatan ini menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas lapisan masyarakat. Kesadaran kolektif terhadap isu sampah semakin menguat dan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan. Inisiatif seperti ini menegaskan langkah Indonesia menuju masa depan yang lebih asri, di mana pariwisata tumbuh selaras dengan alam," ujarnya.
InJourney Group mengelola sejumlah aset strategis di Bali, antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai, kawasan pariwisata The Nusa Dua, serta KEK Kesehatan The Sanur. Melalui pengelolaan terintegrasi berbasis prinsip keberlanjutan, InJourney tidak hanya menjalankan fungsi operasional, tetapi juga memastikan setiap lini bisnis memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Selain melalui beach clean up, komitmen terhadap keberlanjutan juga ditunjukkan PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports sebagai pengelola 37 bandara termasuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melalui Penanaman 1 Juta Pohon di lingkungan bandara sebagai bagian dari program InJourney Green.
Direktur Human Capital InJourney Airports Adi Nugroho mengatakan, InJourney Airports selalu mengedepankan nilai lingkungan di dalam menjalankan visi menjadi operator bandara kelas dunia yang menghubungkan traveler global dengan keramahan khas Indonesia.
"Program Penamanan 1 Juta Pohon yang diinisiasi InJourney Airports ini diharapkan juga dapat mendorong berbagai pihak untuk memiliki inisiatif yang sama untuk terus melestarikan lingkungan," ungkap dia.
Regional CEO Kantor Regional II PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Wahyudi menyatakan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mendukung setiap program kegiatan dalam rangka mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan.
"Pelaksanaan beach clean up ini merupakan wujud nyata upaya Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Sebelumnya kami juga telah menggelar aksi pelepasan tukik dan penyu di Pantai Kelan pada Agustus 2025 serta program penanaman 30 ribu pohon pada akhir Desember 2025," ujar Wahyudi.
"Terbaru pada 6 Februari 2026 lalu, sebanyak 300 personel komunitas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berhasil mengangkut 2 ton sampah di pesisir Pantai Sekeh, Tuban, Badung. Kami berharap berbagai upaya yang kami lakukan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan Bali yang lebih lestari, bersih, dan berkelanjutan," imbuh Wahyudi.
InJourney Green bukan sekadar program korporasi, melainkan gerakan kolektif untuk membangun kesadaran, mengubah perilaku, dan merawat destinasi secara berkelanjutan. Melalui aksi gotong royong ini, InJourney bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk menjaga Bali tetap bersinar sebagai wajah pariwisata Indonesia yang indah, lestari, dan berkelanjutan sebagai warisan bagi generasi mendatang.
(dpu/dpu)
Addsource on Google

2 hours ago
2
















































