Perahu Ketek Tanpa Mesin Menjadi Alat Transportasi Warga Peusangan Selatan

11 hours ago 1
Aceh

11 Januari 202611 Januari 2026

Perahu Ketek Tanpa Mesin Menjadi Alat Transportasi Warga Peusangan Selatan Sejumlah warga menyeberang sungai menggunakan perahu ketek tanpa mesin, Sabtu (11/1). Waspada.id/Fauzan

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BIREUEN (Waspada.id): Masyarakat Kecamatan Peusangan Selatan kini beraktivitas menggunakan perahu ketek, sejak putusnya Jembatan Rangka Baja Ule Jalan akibat banjir bandang. Bukan hanya warga saja yang menggunakannya, termasuk guru juga menyeberang sungai tersebut dengan ketek tanpa mesin.

Jika tidak menggunakan perahu ketek tersebut, mereka membutuhkan waktu yang lama dengan melewati Jembatan Bailey penghubung Teupin Reudep (Peusangan Selatan) dan Awe Geutah (Kecamatan Peusangan Siblah Krueng) untuk pergi maupun pulang ke tujuan masing-masing.

Pengemudi perahu ketek, Rizal, pada hari Minggu (11/1) kepada Waspada.id mengatakan, masyarakat yang menggunakan ketek tersebut tidak pasti jumlahnya; kadang hingga sore masih padat warga yang menyeberang, tergantung keperluan mereka.

Di seberang sungai terdapat sejumlah gampong dan desa, yaitu Suak, Darul Aman, Darussalam, Tanjong Beridi, serta Blang Mane, Kecamatan Peusangan Selatan.

“Saya mengemudi ketek bersama dua orang. Untuk pendapatannya tidak pasti, ada yang mendapatkan Rp1,5 juta per hari, tergantung warga yang menyeberang—kadang banyak, kadang tidak. Per orang kami tarik Rp5.000, sementara untuk sepeda motor Rp15.000, bahkan ada juga yang Rp10 ribu,” jelas pengemudi perahu ketek.

Dengan adanya ketek tersebut, warga di daerah tersebut sangat terbantu untuk mengurus keperluan mereka ke pusat kecamatan, baik ke kantor Camat maupun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Untuk itu, masyarakat di sana sangat mengharapkan pembangunan Jembatan Rangka Baja Ule Jalan yang sudah putus tersebut dibangun kembali, agar aktivitas masyarakat lancar seperti sebelumnya. (Id73)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |