Bupati Deliserdang Minta Pola Distribusi Hasil Panen Cabai Diubah, Perkenalkan Konsep IPABABE

7 hours ago 1

BERINGIN (Waspada.id): Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan meminta agar pola distribusi hasil panen cabai petani didaerah itu segera diperbaiki. Pasalnya, pada saat panen cabai merah, ia mendengar dari petani bahwa harga cabai merah anjlok hingga Rp13 ribu per kilogram, sehingga para petani terpaksa menjual keluar dari Sumatera Utara dengan harga Rp18 ribu per kilogram.

Hal tersebut disampaikan Asri Ludin Tambunan saat meninjau panen cabai merah di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Selasa (10/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati (Wabup) Lom Lom Suwondo, Ketua TP PKK Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, dan Wakil Ketua I TP PKK Ny. Asniar Lom Lom Suwondo.

Pada kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa seluruh hasil pertanian masyarakat harus dikelola secara terintegrasi melalui sistem yang disiapkan pemerintah daerah. Hal tersebut bertujuan agar produksi petani dapat terdata dengan baik, sekaligus mempermudah distribusi dan pemasaran hasil panen.

“Semua yang kita tanam harus masuk ke dalam sistem, sehingga produksi petani dapat terpantau dan dikelola dengan baik,” tegas Asri ludin Tambunan

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat pedesaan. Melalui dukungan berbagai program pertanian, pemerintah berharap produktivitas petani terus meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Asri Ludin Tambunan juga menyoroti kondisi distribusi hasil panen yang saat ini dinilai belum berpihak kepada petani. Ia menyebutkan, tanpa pengawasan yang baik, maka hasil panen langsung dibawa keluar Sumatera Utara oleh para agen.

“Makanya kita harus sering-sering memantau panen seperti ini. Kalau tidak, hasil panen kita langsung dikirim keluar Sumatera Utara,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Asri Ludin menegaskan, pola pengelolaan dan distribusi hasil panen harus diubah agar petani memperoleh keuntungan yang lebih baik.

“Ya sudah, kita ubah lagi polanya. Jangan seperti ini lagi,” tegasnya.

Untuk meningkatkan pendapatan petani, sekaligus menjaga stabilitas produksi, Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendorong penerapan konsep pertanian terpadu yang menggabungkan beberapa komoditas dalam satu lahan.

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan bersama Wabup Lom Lom Suwondo, Ketua TP PKK Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, dan Wakil Ketua I PKK Ny. Asniar Lom Lom Suwondo saat melakukan panen cabai merah dan bawang merah di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Selasa (10/3/26)(Waspada.id/syahril)

Konsep tersebut dikenal dengan istilah IPABABE, yaitu integrasi budidaya ikan, padi, bawang merah, dan cabai dalam satu kawasan pertanian. Melalui pola ini, pemerintah berharap produktivitas lahan meningkat dan risiko kerugian petani dapat ditekan karena tidak hanya bergantung pada satu komoditas.

Program IPABABE juga diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan pangan, meningkatkan nilai jual hasil pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Tani, Muhammad Ardi, menyebutkan kelompoknya mengelola lahan sekitar delapan hektare. Namun, saat ini para petani mengalami kerugian karena harga jual cabai di tingkat petani hanya berkisar Rp13 ribu hingga Rp14 ribu per kilogram.

“Kami terpaksa menjual ke luar daerah seperti Padang, Riau, dan Jambi. Di sana agen mengambil sampai Rp18 ribu per kilogram, itupun kami masih rugi,” ungkap Ardi.

Karena itu, ke depan Pemkab Deliserdang akan menampung harga cabai petani sebesar Rp20 ribu per kilogram.

“Untuk menyelamatkan petani, pemerintah harus siap rugi,” tandas Asri Ludin Tambunan.

Sebelumnya Bupati dan rombongan juga menghadiri kegiatan panen bawang merah dan cabai merah di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kadis Pertanian, Elinasari Nasution, Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK), Jansu Sipahutar, Kadis Cipta Karya dan Tataruang, Rachmadsyah, Kadis Koperasi dan UMKM Hj. Miska Gewasari, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Hesron T Girsang, Camat Beringin M. Dhani Muliawan, serta sejumlah pejabat lainnya.(id.28/Syahril)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |