Bupati dan Wakil Bupati Madina Dinilai “Penakut” karena Hindari Demo Mahasiswa Soal MBG

2 hours ago 1
Sumut

11 Februari 202611 Februari 2026

Bupati dan Wakil Bupati Madina Dinilai “Penakut” karena Hindari Demo Mahasiswa Soal MBG

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

PANYABUNGAN (Waspada.id): Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa (IMA) Madina STAIN terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina) pada Rabu (11/02) tidak membuahkan hasil. Pasalnya, Bupati, Wakil Bupati, maupun Sekretaris Daerah tidak berada di tempat untuk menemui para demonstran.

Ketua IMA Madina STAIN, Hasnul Habib, Ketua IMA Madina STAIN, Hasnul Habib di kantor Bupati, mengaku heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati, yang tidak mau menerima mahasiswa yang menyampaikan informasi.

Padahal, tuntutan mahasiswa untuk kepentingan masyarakat, khusus pelajar yang disuguhi MBG angg tidak sesuai dengan SOP MBG.

Para mahasiswa membawa sejumlah tuntutan terkait MBG, termasuk pemeriksaan personel dapur MBG, kepala DPPG, ahli gizi, akuntan, juru masak, ahli sanitasi, asisten lapangan, dan relawan dapur. Mereka juga mempertanyakan proses perekrutan personel MBG dan menuding adanya nepotisme.

Selain itu, mahasiswa meminta agar anggaran MBG dikaji ulang dan menuding adanya praktik korupsi.

Satgas MBG Madina yang menerima para pengunjuk rasa menyampaikan bahwa tuntutan terkait MBG telah ditanggapi dengan menyetop operasional MBG Bukit Malintang. Ketidakhadiran Bupati dikarenakan sedang berada di Medan untuk menemui BPK, Wakil Bupati ada kegiatan lain, dan Sekda sedang menerima tamu.

Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib dan mengancam akan kembali dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.(id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |