12 Update Perang di Arab: Trump Ancam Iran Jadi "Neraka" Hari Selasa

5 hours ago 14

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang di jazirah Arab, Timur Tengah, masih terus terjadi. Sejumlah perkembangan muncul sejak akhir pekan hingga Senin (6/4/2026).

Lalu bagaimana updatenya? Berikut rangkuman CNBC Indonesia:

1.Krisis Gas di Iran

Pemadaman gas melanda beberapa bagian Teheran, ibu kota Iran. Ini setelah serangan terhadap sebuah universitas dilakukan AS-Israel.

Menurut penyiar negara Iran, IRIB, beberapa serangan terhadap daerah pemukiman di ibu kota Iran juga terjadi. Belum diketahui berapa korban jiwa karena hal ini.

2.Serangan Baru ke Negara Arab

Serangan ke negara-negara Arab masih berlangsung. Salah satunya terjadi di Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA).

Di Kuwait misalnya, tentara mengatakan pertahanan udaranya bekerja untuk mencegat rudal dan drone yang ditembakkan ke wilayah negara Teluk tersebut, Senin. Kementerian pertahanan UEA juga mengatakan pertahanan udaranya menanggapi serangan rudal dan drone.

3.Serangan Hizbullah Terhadap Israel

Kelompok militan Lebanon Hizbullah mengatakan telah menembakkan rentetan roket ke Israel, menargetkan kota-kota di utara.

Lebanon semakin terseret ke dalam konflik sejak Hizbullah yang didukung Iran kembali menargetkan Israel.

4.Patokan Harga US$110

Harga minyak mentah dibuka lebih tinggi pada hari Senin karena perang di Timur Tengah terus menekan pasokan energi global. Minyak mentah Brent Laut Utara naik 1,16% menjadi US$110,30 per barel sementara patokan AS West Texas Intermediate naik 1,86% menjadi US$113,62 per barel.

5.Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 15 Orang

Serangan Israel di Lebanon menewaskan sedikitnya 15 orang pada hari Minggu. Serangan itu juga melukai 39 orang.

Menurut kementerian kesehatan Lebanon, salah satu serangan Israel di Beirut pada hari Minggu menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 52 orang di lingkungan Jnah. Sementara serangan yang menargetkan sebuah gedung apartemen di kota Ain Saadeh di timur Beirut menewaskan tiga orang dan melukai tiga lainnya.

Serangan di kota Kfar Hatta di selatan, jauh dari perbatasan dengan Israel, menewaskan tujuh orang. Termasuk seorang gadis berusia empat tahun.

6.Trump Ancam Iran Jadi "Neraka" Selasa

Presiden AS Donald J. Trump, mengeluarkan ancaman menjadikan Iran "neraka", pada Minggu. Trump memperingatkan Teheran bahwa mereka memiliki waktu hingga Selasa malam untuk membuka kembali Selat Hormuz atau AS kan "membumihanguskan" seluruh pembangkit listrik dan jembatan di negara tersebut.

Ancaman keras ini disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social miliknya dengan menegaskan bahwa militer Amerika siap melakukan tindakan ekstrem jika tuntutannya tidak segera dipenuhi. Trump menggeser tenggat waktu yang sebelumnya hari Senin menjadi Selasa malam dalam unggahan yang sangat agresif tersebut.

"Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat Sialan itu, kalian bajingan gila, atau kalian akan hidup di Neraka - LIHAT SAJA! Puji Tuhan. Presiden DONALD J. TRUMP," tulis Trump mengutip The Guardian.

Trump kemudian mempertegas batas waktu serangannya dalam unggahan susulan di hari yang sama. Ia memberikan detail waktu yang sangat spesifik bagi otoritas Iran untuk segera tunduk pada kemauan Washington atau menghadapi kehancuran total infrastruktur nasional mereka.

"Selasa, 8:00 malam Waktu (Pantai) Timur!" tambah Trump dalam unggahan selanjutnya untuk memperjelas durasi ultimatum tersebut.

Hal 2 Respons Iran>>>>

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |