10 Anggota DPRD Sumut Dapil 7 Baru Fraksi Gerindra Angkat Bicara Soal Narkoba dan PETI di Madina

3 hours ago 1
Sumut

10 Februari 202610 Februari 2026

10 Anggota DPRD Sumut Dapil 7 Baru Fraksi Gerindra Angkat Bicara Soal Narkoba dan PETI di Madina Anggota DPRD Sumut Dapil 7, Rahmat Rayyan Nasution

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

PANYABUNGAN (Waspada.id): Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Gerindra dari Dapil 7, Rahmat Rayyan Nasution, mengangkat bicara terkait maraknya peredaran narkoba jenis ganja dan sabu-sabu serta persoalan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Rahmat yang juga abang kandung Wakil Bupati Madina itu menyampaikan, setiap acara yang digelarnya selalu mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba dan mengajak masyarakat khususnya orang tua untuk menjaga keluarga serta lingkungan dari hal negatif seperti narkoba dan judi online. Hal ini disampaikannya saat dihubungi dari Panyabungan, Selasa (10/2).

“Saya juga mengajak adik-adik NNB/Karang Taruna agar dapat melaksanakan kegiatan positif di tengah masyarakat, baik itu kegiatan olahraga, kesenian, keagamaan, maupun pelestarian adat budaya,” ujarnya.

Di sisi program pemerintahan, ia mendorong anak muda untuk mengikuti pelatihan life skill yang difasilitasi pemerintah. Hal ini guna mengoptimalkan potensi kaum muda yang sebagian besar belum memiliki pekerjaan tetap.

“Tentunya hal ini juga harus didukung pemerintah, serta berkontribusi terhadap program kepemudaan, sehingga keseharian dan waktu senggang mereka bisa diisi dengan kegiatan positif dan bahkan produktif,” katanya.

Untuk persoalan PETI yang terjadi di hampir 12 dari 23 kecamatan di Madina dengan menggunakan alat berat ekskavator dan domfeng, Rahmat berharap para pelaku dapat menyadari bahaya kerusakan ekosistem yang ditimbulkan. Hingga Februari 2026, ratusan alat berat tersebut masih beroperasi tanpa solusi yang jelas dan telah menelan banyak korban jiwa serta luka-luka.

“Saya juga mendorong pemerintah agar dapat memperjuangkan wilayah pertambangan rakyat,” ujar putra tokoh masyarakat Kecamatan Kotanopan itu.

Selain itu, ia selalu mengajak masyarakat untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam melalui sektor pertanian dan perkebunan. Ia menyebutkan program Presiden Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah dan ibu hamil sebagai peluang bagi masyarakat untuk mengambil bagian dan mengembangkan lahan pertanian yang masih banyak terlantar.

“Coba kita bayangkan berapa banyak beras, telur, buah, susu, dan sayuran setiap harinya yang diperlukan untuk kebutuhan MBG. Saya melihat lahan pertanian masyarakat pun masih banyak yang tidur dan mengajak mereka untuk menggali potensi tersebut,” ujar Rahmat.

Menurutnya, hasil pertanian merupakan salah satu hal yang tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi.(id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |