Yayasan Internasional WeLoveU menggelar kegiatan kemanusiaan Gerakan Donor Darah Satu-Dua di Seluruh Dunia ke-868 di PMI Medan, Minggu (22/2).Waspada.id/ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
# Sekitar 40 Peserta Berbagi Anugerah Kehidupan
MEDAN (Waspada.id): Yayasan Internasional WeLoveU menggelar kegiatan kemanusiaan Gerakan Donor Darah Satu-Dua di Seluruh Dunia ke-868 di PMI Medan, Minggu (22/2). Kegiatan ini melibatkan sekitar 40 relawan bersama keluarga dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap ketersediaan darah sekaligus mendorong budaya donor darah sukarela tanpa bayaran.
Gerakan sosial yang dipimpin Ketua WeLoveU, Zahng Gil-jah, menekankan bahwa darah tidak dapat diproduksi secara artifisial dan tidak memiliki pengganti, sehingga partisipasi masyarakat menjadi satu-satunya cara membantu menyelamatkan pasien yang membutuhkan transfusi.
“Dengan hati seorang ibu yang merawat keluarganya, para anggota kami bersatu untuk menyelamatkan nyawa sesama. Kami berharap semakin banyak masyarakat turut bergabung dalam upaya ini,” ujar perwakilan WeLoveU.
Sejak pagi, suasana PMI Medan terlihat ramai oleh relawan yang mengikuti seluruh tahapan donor secara tertib, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga proses pengambilan darah. Petugas PMI Medan, M. Joni, AMK, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap aksi serupa terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dari kegiatan ini, terkumpul sebanyak 5.250 mililiter darah. Salah seorang pendonor, Deski Juliana, mengaku telah mempersiapkan diri agar dapat berpartisipasi. Ia berharap darah yang disumbangkan dapat memberikan manfaat bagi pasien yang membutuhkan. Peserta lainnya, Juwita Widyawati Pardede, juga mengaku bangga dapat ikut serta setelah sebelumnya merasa ragu untuk mendonor.
Program Gerakan Donor Darah Satu-Dua di Seluruh Dunia sendiri merupakan inisiatif global yang dimulai di Korea pada 2004 dan telah berlangsung lebih dari dua dekade. Kampanye ini mengusung semangat bahwa tindakan kasih dari satu orang dapat menular kepada lebih banyak orang, menciptakan siklus kebaikan yang terus berkembang di masyarakat.
Upaya tersebut sejalan dengan target World Health Organization untuk mencapai 100 persen donor darah sukarela di seluruh negara. Hingga 2025, kampanye ini telah melibatkan lebih dari 137 ribu peserta di 64 negara, dengan puluhan ribu di antaranya berhasil mendonorkan darah yang diperkirakan membantu menyelamatkan ratusan ribu nyawa.
Selain kegiatan donor darah, organisasi ini juga aktif melaksanakan berbagai program sosial di Indonesia, seperti edukasi lingkungan bagi pelajar, aksi bersih-bersih kawasan, serta penanaman ratusan pohon bekerja sama dengan pemerintah setempat sebagai kontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan di Medan diharapkan menjadi pemicu meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin, tidak hanya saat kegiatan seremonial, tetapi sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan kepedulian sosial. Ketersediaan stok darah yang stabil dinilai sangat krusial untuk mendukung pelayanan medis, terutama dalam kondisi darurat, operasi, maupun penanganan penyakit tertentu.
Melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan ini, para relawan berharap nilai solidaritas dan gotong royong dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak pihak terlibat dalam gerakan berbagi yang sederhana namun berdampak besar bagi keselamatan sesama. (id23)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































