Mahasiswa STIK PTIK Angkatan 83 Giat Trauma Healing Anak-anak di Mushalla Nurul Qarar

3 hours ago 2
Aceh

22 Februari 202622 Februari 2026

Mahasiswa STIK PTIK Angkatan 83 Giat Trauma Healing Anak-anak di Mushalla Nurul Qarar Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK Angkatan 83 Widya Parama Satwika Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga di Mushalla Nurul Qarar, Dusun Jawa Belakang, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Pemko Langsa, Minggu (22/02/2026).Waspada.id/dede

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

LANGSA (Waspada.id): Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK Angkatan 83 Widya Parama Satwika Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga di Mushalla Nurul Qarar, Dusun Jawa Belakang, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Pemko Langsa, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di Provinsi Aceh dalam momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Minggu (22/02/2026).

Perwira Pendamping Mahasiswa STIK Angkatan ke-83, KBP Andi Baso Rahman, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan, kegiatan trauma healing tersebut bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana dan situasi yang menimbulkan ketakutan maupun kecemasan, dengan pendekatan yang edukatif, menyenangkan, serta bernuansa religius sehingga anak-anak dapat kembali merasa aman, ceria, dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain itu, para mahasiswa STIK menghadirkan berbagai kegiatan interaktif seperti permainan edukatif, cerita motivasi, pembelajaran nilai-nilai keagamaan, serta aktivitas kelompok yang mendorong keberanian dan keceriaan anak-anak, sehingga suasana mushalla dipenuhi tawa dan semangat kebersamaan yang mencerminkan keberhasilan pendekatan humanis yang dilakukan.

“Alhamdulillah, antusiasme terlihat jelas dari anak-anak yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, serta para ibu dan orang tua yang turut hadir mendampingi dan menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut dinilai sangat membantu mengembalikan keceriaan dan semangat anak-anak mereka setelah mengalami pengalaman yang menimbulkan trauma dan kecemasan.

bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan yang menekankan pentingnya empati, kepedulian sosial, dan kemampuan komunikasi humanis bagi perwira Polri, sehingga mereka mampu hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam berbagai situasi,” jelasnya.

Dijelaskannya lagi, kegiatan itu selain memberikan manfaat psikologis bagi anak-anak, juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara mahasiswa STIK dengan masyarakat Gampong Jawa, sekaligus memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan penuh kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang menyentuh aspek kemanusiaan ini, diharapkan kehadiran mahasiswa STIK Angkatan 83 dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, serta memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis, responsif, dan hadir untuk membantu masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadhan yang penuh nilai kepedulian dan kebersamaan,” imbuhnya.

Geuchik Gampong Jawa, Muhammad Hatta, SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian mahasiswa STIK Angkatan 83 yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi warganya, karena selain memberikan hiburan edukatif kepada anak-anak, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Sementara Teungku Imum Gampong Jawa, Tgk. Muhammad Arifin, yang juga menjabat sebagai Imum Chik Gampong Jawa menyampaikan, bahwa kegiatan trauma healing yang dilaksanakan di Mushalla Nurul Qarar sangat bermanfaat karena membantu anak-anak memulihkan kondisi mental dan spiritual, sekaligus menanamkan nilai keimanan, ketenangan hati, dan rasa aman melalui pendekatan keagamaan.(Id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |