Jakarta, CNBC Indonesia - Pernah mendapat panggilan dari nomor asing yang hanya berdering sekali lalu terputus? Jangan langsung menelepon balik karena bisa jadi Anda sedang menjadi target modus penipuan wangiri.
Wangiri merupakan istilah dari Jepang yang berarti "sekali dering lalu tutup". Modus ini memanfaatkan rasa penasaran korban agar menelepon kembali nomor tak dikenal, terutama yang menggunakan kode negara asing.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebelumnya mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai panggilan mencurigakan semacam ini. Kasus serupa pernah marak dengan panggilan berkode +77, yang membuat pelanggan operator seluler berisiko terjebak ketika melakukan panggilan balik.
Bahaya utama muncul ketika korban mengikuti instruksi tidak langsung dari pelaku dengan menelepon kembali. Panggilan tersebut bisa dikenakan tarif internasional, sedangkan nomor tertentu dapat terhubung dengan layanan premium yang membuat biaya komunikasi membengkak dan menguntungkan pelaku.
Selain menguras pulsa atau saldo, nomor telepon korban juga berpotensi dicatat dan dimanfaatkan untuk aktivitas penipuan berikutnya. Karena itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap missed call dari nomor asing yang tidak dikenal.
Untuk menghindari jebakan wangiri, perhatikan langkah-langkah berikut:
1. Cek kode negara
Periksa awalan nomor pada panggilan tak terjawab. Indonesia menggunakan kode +62, sedangkan nomor dengan kode negara asing patut dicurigai jika Anda tidak sedang menunggu panggilan dari luar negeri.
2. Jangan telepon balik
Jika tidak mengenali nomor tersebut, abaikan panggilan dan jangan melakukan call back. Langkah ini penting untuk mencegah pulsa atau saldo terpotong akibat tarif internasional maupun layanan premium.
3. Telusuri nomor terlebih dahulu
Jika penasaran, cari informasi mengenai nomor tersebut melalui mesin pencari atau layanan pengecekan nomor telepon. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui apakah nomor itu pernah dilaporkan terkait penipuan sebelum mengambil tindakan.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

4 hours ago
2
















































