Jakarta, CNBC Indonesia- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya fenomena iklim El Nino yang berpotensi akan melanda Indonesia yang akan berdampak pada risiko kekeringan parah kebakaran hutan dan lahan, gangguan produksi pangan hingga krisis air bersih.
Agrifood Analyst CNBC Indonesia Research, Emanuella Bungasmara Ega Tirta mengungkapkan prediksi dari terjadinya Super El Nino ini di Indonesia diperkirakan hingga 60% sehingg harus diwaspadai dampaknya ke sektor pangan karena masih banyak tergantung dengan curah hujan.
Selain itu ancaman kekeringan ini bisa mempengaruhi produksi Padi dan Jagung yang menjadi sektor pangan penting bagi Indonesia. Sementara di sektor sawit, dampaknya mungkin tidak akan cukup besar
Seperti apa dampak Super El Nino di Indonesia ke sektor pangan? antisipasi yang harus dilakukan pemerintah? Selengkapnya simak dialog Serlianan Salsabila dengan Agrifood Analyst CNBC Indonesia Research, Emanuella Bungasmara Ega Tirta dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 30/04/2026)
Add
source on Google

1 day ago
4
















































