Tiga Tim Riset Delegasi SMP Harapan 1 Medan Raih Medali Emas pada Kompetisi Internasional I2ASPO 2025

1 day ago 9
Pendidikan

6 Januari 20266 Januari 2026

Tiga Tim Riset Delegasi SMP Harapan 1 Medan Raih Medali Emas pada Kompetisi Internasional I2ASPO 2025 Tiga Tim Riset delegasi SMP Harapan 1 Medan, berhasil meraih medali emas kompetisi Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025.

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN(Waspada.id): Tiga Tim Riset delegasi SMP Harapan 1 Medan, berhasil meraih medali emas kompetisi Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025.

Demikian disampaikan Kepala SMP Harapan 1 Medan, Heky Azhari, S.S bersama Yunita Ramadayanti, S.Pd pada Selasa(6/1/2025).

Disebutkan, Kompetisi riset dan inovasi tingkat nasional-internasional ini diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 18–21 Desember 2025, dan diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan dari luar negeri. I2ASPO dikenal sebagai olimpiade riset terapan yang menantang peserta untuk tidak sekadar berpikir teoritis, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan kehidupan melalui pendekatan sains dan teknologi.

Tim pertama, yang berkompetisi pada kategori IoT and Its Applications, digawangi oleh Fadhil Muhammad Syafiq Lubis, Azka Alfaruqy Zuhya, Almasari Anisa Ramadhani Br. Karo, dan Fatima Shazia. Tim ini mengusung inovasi berbasis Internet of Things (IoT) yang dinilai memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan masa kini dan masa depan, serta mampu menjawab tantangan teknologi secara aplikatif.

Tim kedua pada kategori Functional Food yang terdiri dari Raditya Putera Salim, Muhammad Keanu Arravila Arfie, Aisha Raina, dan Zasqia Ayasha Divya, berhasil menarik perhatian dewan juri melalui penelitian di bidang pangan fungsional. Karya mereka dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat serta pengembangan produk pangan inovatif berbasis sains.

Tim ketiga, yang berkompetisi pada kategori Applied Life Sciences, menjadi sorotan tersendiri. Tim yang beranggotakan Muhammad Fayyadh Rais Ritonga, Myiesha Kenzie Qissiisina, Syarifah Aliya Anatolevna, dan Saffana Al-Farisha Queen Sitorus ini tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga dianugerahi Resolution Special Award, sebuah penghargaan khusus yang diberikan kepada tim dengan penelitian yang dinilai memiliki dampak, ketajaman analisis, serta potensi keberlanjutan yang unggul.

Keberhasilan ini bukanlah hasil yang instan. Persiapan telah dimulai sejak Agustus 2025, melalui proses panjang, melelahkan, namun penuh pembelajaran. Para siswa menjalani pendampingan intensif dengan melibatkan berbagai pihak profesional, mulai dari dosen, dokter, ahli gizi, pakar coding, hingga dukungan fasilitas laboratorium Universitas Sumatera Utara (USU). Adapula guru-guru SMP Harapan 1 Medan, Kepala Sekolah, serta pengurus Yayasan Pendidikan Harapan yang secara konsisten mendorong budaya riset dan inovasi sejak dini. Dan para pembimbing, Sir Muhammad Ainal Yusri, Ms. Talitha Sikalei, dan Bu Nona Amamah yang dengan kesabaran, kepercayaan, serta arahan yang tepat, telah mendampingi para siswa melewati setiap tahapan penelitian hingga tampil percaya diri di panggung internasional.(id18)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |