Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Utara resmi menetapkan Program Kerja TPAKD Tahun 2026 bertajuk “Peningkatan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui Kolaborasi Sumut Berkah untuk Kesejahteraan Masyarakat.”
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Utara resmi menetapkan Program Kerja TPAKD Tahun 2026 bertajuk “Peningkatan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui Kolaborasi Sumut Berkah untuk Kesejahteraan Masyarakat.”
Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Pleno yang digelar di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (27/2) lalu.
Program kerja tahun 2026 telah diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan prioritas nasional. Implementasinya diharapkan mampu memperkuat ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengakselerasi inklusi keuangan secara berkelanjutan.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi lintas pemangku kepentingan melalui TPAKD sebagai kunci mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif.
“TPAKD memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, industri jasa keuangan, maupun instansi terkait lainnya. Melalui TPAKD, potensi ekonomi daerah diharapkan dapat dioptimalkan, akses pembiayaan produktif diperluas, serta pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan ditingkatkan secara inklusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Muttaqien.
Ia menambahkan, rapat pleno ini merupakan bagian dari siklus pelaksanaan program TPAKD sekaligus tindak lanjut atas Bimbingan Teknis Penyusunan Program Kerja TPAKD Tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada 4 Februari 2026. Forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah dan prioritas program agar pelaksanaannya terarah, terukur, serta berdampak nyata bagi masyarakat.
Program Kerja TPAKD Sumatera Utara Tahun 2026 mencakup berbagai inisiatif strategis untuk memperluas akses, meningkatkan literasi, dan memperkuat pemanfaatan layanan keuangan formal di seluruh kabupaten/kota.
Beberapa inisiatif utama meliputi: Akses Terjangkau, untuk memperluas jangkauan layanan keuangan formal. Akses Digital, guna mendorong digitalisasi transaksi dan pembayaran nontunai. Peduli Disabilitas, menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Kampanye Keuangan, memperluas edukasi keuangan lintas segmen masyarakat. Payung Sosial, optimalisasi pemanfaatan produk dan layanan keuangan bagi kelompok prioritas. Klaster 1 Kemitraan, membangun ekosistem usaha terintegrasi. UMKM Digital, memperkuat literasi serta akses pembiayaan berbasis digital.
Selain itu, penguatan kapasitas masyarakat juga diwujudkan melalui program Siswa Teladan, Syariah Bertamadun, UMKM Tangguh, Sumut Smart Investor, serta inisiatif Satu Rekening Satu Disabilitas sebagai bentuk afirmasi inklusi keuangan yang berkeadilan.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap penguatan peran TPAKD sebagai instrumen strategis dalam memperluas akses keuangan dan meningkatkan literasi masyarakat.
“Penetapan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi langkah strategis untuk memastikan setiap program memiliki target terukur, indikator kinerja yang jelas, serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang efektif. Kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, industri jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar TPAKD mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Sulaiman.
Melalui penetapan Program Kerja Tahun 2026 ini, OJK dan TPAKD Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem keuangan daerah yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. (id09)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































