Ukuran Font
Kecil Besar
14px
PSSI Aceh menyalurkan bantuan kepada korban terdampak banjir besar. Waspada.id/Ist
BANDA ACEH (Waspada.id): Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh menyalurkan 2.000 paket bantuan kepada pengurus dan insan sepak bola di sejumlah kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh.
Ketua PSSI Aceh, Nazir Adam, mengatakan bantuan itu didistribusikan selama tiga hari, berturut-turut. Hal ini menyesuaikan kondisi wilayah serta akses distribusi di daerah terdampak.
“Bantuan ini kami salurkan kepada PSSI kabupaten/kota di daerah terdampak,” kata Ketua PSSI Aceh, Nazir Adam, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/1).
Nazir berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga besar sepak bola Aceh yang ikut terdampak bencana, mulai dari atlet, wasit, pelatih, hingga pengurus
Menurut Nazir, bencana tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga menghentikan sementara aktivitas pembinaan dan kompetisi sepak bola di sejumlah wilayah.
“Kami memahami banyak insan sepak bola yang juga menjadi korban. Ada yang rumahnya terendam, ada pula yang kehilangan mata pencaharian. Karena itu, PSSI Aceh merasa perlu hadir di tengah kondisi sulit ini,” ujar Nazir.
Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas PSSI Aceh terhadap komunitas sepak bola di daerah. Meski jumlah bantuan terbatas, ia berharap dukungan itu dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima pada masa darurat.
“Bantuan ini memang tidak seberapa, tetapi setidaknya kami ingin berbagi dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini,” kata dia.
Nazir juga berharap kondisi para korban segera pulih sehingga aktivitas masyarakat, termasuk pembinaan sepak bola usia dini hingga kompetisi daerah, dapat kembali berjalan normal.
PSSI Aceh, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan asosiasi kabupaten dan kota untuk memantau kondisi lapangan sekaligus menyesuaikan agenda pembinaan ke depan.
“Sepak bola Aceh tidak boleh berhenti. Setelah masa darurat ini berlalu, kami ingin memastikan pembinaan tetap berjalan dan semangat para atlet tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Nazir Adam turut mengapresiasi kepada GGN Foundation (Grha Gemah Nusa Foundation) serta seluruh pihak yang telah mendukung program bantuan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada ibuk Ratu Tisha Destrian selaku Founder GGN Foundation sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI dan juga kepada Sekretaris Jenderal PSSI, bapak Yunus Nusi, atas dukungan dan kepeduliannya terhadap insan sepakbola Aceh,” ucapnya.
Menurut Nazir, sinergi ini menunjukkan sepak bola bukan hanya tentang pertandingan dan prestasi, tetapi juga tentang solidaritas dan tanggung jawab sosial.
Penyaluran bantuan dimulai pada Selasa, 30 Desember 2025 di Kabupaten Pidie. Selanjutnya, bantuan disalurkan ke Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Aceh Timur pada 31 Desember 2025. Distribusi terakhir dilakukan pada 1 Januari 2026 di Aceh Tamiang dan Kota Langsa. (id75)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































