Ukuran Font
Kecil Besar
14px
PANYABUNGAN (Waspada.id): Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, mencatat sejumlah ketidaksesuaian dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN) usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam sidak yang dilakukan di sejumlah sekolah di Kecamatan Panyabungan, Selasa (7/4), Atika menegaskan bahwa beberapa aspek masih jauh dari petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

“Dari fakta di lapangan, masih ada yang belum terstandar. Mulai dari penempatan wadah makanan (ompreng) yang ditaruh di lantai tanpa alas, hingga masalah sanitasi dan komposisi menu,” ujar Atika.
Salah satu temuan krusial adalah penyajian menu nasi goreng dengan lauk bakso ayam berupa produk kemasan (frozen food). Selain itu, buah yang disajikan juga tidak dibungkus sehingga rentan terkontaminasi kotoran.
“Selama itu tidak sesuai juknis, kami berharap Koordinator Wilayah (Korwil) bisa mengambil langkah tegas,” tegasnya.

Atika juga menyoroti takaran porsi nasi yang dinilai lebih sedikit dibandingkan saat pemantauan pertama pasca libur Idulfitri. Ia meminta agar porsi makanan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Lebih lanjut, Wabup meminta para guru untuk mencicipi makanan terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada siswa serta wajib meminta data daftar kandungan gizi harian dari pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pemerintah Kabupaten Madina berencana memperluas cakupan pengawasan hingga ke tingkat pengelola SPPG. Hal ini dilakukan demi memastikan anggaran negara tersalurkan tepat guna untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Adapun sekolah yang menjadi sorotan dan masuk dalam catatan perbaikan antara lain SDN 401 Panyabungan (SD Merah Putih) dan SDN 093 Gunungtua. (Id100)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































