1,9 Juta Siswa Ikuti TKA Tingkat SMP, Kemendikdasmen: Lancar dan Terkendali

2 hours ago 2
Pendidikan

 Lancar dan Terkendali Pada gelombang pertama ini, tercatat sebanyak 1.935.778 peserta telah mengikuti TKA, yang terdiri dari 1.777.571 peserta moda daring dan 158.207 peserta moda semi daring. Para peserta tersebut berasal dari 33.349 sekolah penyelenggara moda daring serta 2.451 sekolah penyelenggara moda semi daring, yang mencerminkan keterlibatan satuan pendidikan dengan berbagai kondisi kesiapan.

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BEKASI (Waspada.id): Sedikitnya 1,9 juta murid mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia yanh berlangsung pada 6-7 April 2026.

Pada gelombang pertama ini, tercatat sebanyak 1.935.778 peserta telah mengikuti TKA, yang terdiri dari 1.777.571 peserta moda daring dan 158.207 peserta moda semi daring. Para peserta tersebut berasal dari 33.349 sekolah penyelenggara moda daring serta 2.451 sekolah penyelenggara moda semi daring, yang mencerminkan keterlibatan satuan pendidikan dengan berbagai kondisi kesiapan.
 
Pelaksanaan TKA juga didukung oleh 24.195 pengawas, bersama dengan 2.345 penyelia dari unsur Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta 42.852 proktor moda daring dan 3.188 proktor moda semi daring yang memastikan jalannya asesmen di masing-masing satuan pendidikan.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin mengatakan pelaksanaan berjalan lancar dan terkendali, mencerminkan tingginya antusiasme sekolah, siswa, dan orang tua terhadap transformasi digital dalam evaluasi pendidikan. Ia menambahkan, kelancaran pelaksanaan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Kami bersyukur pelaksanaan TKA hari pertama berjalan dengan baik. Ini adalah hasil kerja bersama banyak pihak, mulai dari sekolah, guru, pengawas, hingga tim teknis di pusat dan daerah,” ujar Toni dalam jumpa pers pelaksanaan TKA SMP/MTs/sederajat di Bekasi, Selasa (7/4/2026). Toni didampingi Sekretaris BKPDM Muhammad Yusro, Kepala BKHM Kemendikdasmen Yudhistira Nugraha, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Rahmawati dan Kepala BKHM Kemendikdasmen Yudhistira Nugraha.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebelumnya telah menyediakan berbagai pilihan sesi pelaksanaan yang dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Pengaturan ini diharapkan membuat peserta dapat mengikuti asesmen dengan aman, nyaman, dan percaya diri.

Kemendikdasmen juga memastikan bahwa peserta yang berhalangan hadir, terutama akibat bencana atau kondisi kahar, tetap memiliki kesempatan mengikuti TKA susulan yang dijadwalkan pada Mei 2025.

“Kami memberikan kesempatan kepada peserta yang berhalangan agar tetap memperoleh hak yang sama dalam mengikuti asesmen,” jelas Toni.

Lebih lanjut, Kemendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta orang tua, atas dukungan dalam menyukseskan pelaksanaan TKA.

“Keberhasilan ini tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem pusat, tetapi juga strategi di tingkat satuan pendidikan. Kolaborasi menjadi kunci agar pelaksanaan TKA semakin baik,” kata Toni.

Secara umum pelaksanaan berjalan aman dengan lancar dan terkendali.
Dari sisi sistem infrastruktur sangat baik. Ada beberapa kendala seperti mati lampu atau jaringan internet yang lemah, terjadi tapi masih dapat diatasi dan diantisipasi dengan baik.

Ada informasi soal pemadaman listrik dan jaringan internet sudah diatasi. Bencana banjir misalnya sudah dialihkan sesuai SOP dengan mengadakan TKA susulan.

“Yang di luar kendali seperti pemadaman listrik misalnya, jadi refleksi untuk berkoordinasi dengan PLN,” kata Toni.

Ditambahkannya, lewat pelaksanaan TKA ini sedang diciptakan sejarah baru tentang asesmen yang terintegrasi. BKPDM tengah menggali 5 jenis data dalam satu aktivitas yang melibatkan 97 persen populasi siswa SMP sederajat.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |