Sekda Bulukumba Muh. Ali Saling saat memberikan arahan dalam apel pagi di kantor Bupati Bulukumba, Senin (5/01/2026). (Foto: Humas Pemkab Bulukumba )
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BULUKUMBA, Sulawesi Selatan (Waspada.id): Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bulukumba, Muh Ali Saleng, menekankan pentingnya percepatan kinerja dan pengendalian program sejak awal tahun anggaran 2026.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Senin (5/1/26).
Apel gabungan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah kerja pemerintahan daerah setelah melalui tahun 2025 yang diwarnai berbagai tantangan, terutama pada akhir tahun anggaran.
Dalam arahannya, Muh Ali Saleng menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 hampir seluruh perangkat daerah dihadapkan pada penyelesaian tugas-tugas yang kompleks, mulai dari pelaksanaan program dan kegiatan berbasis kontrak hingga pelayanan publik.
“Pada detik-detik terakhir, sebagian besar persoalan bisa kita uraikan dan selesaikan dengan baik meskipun melalui berbagai proses dan kendala di lapangan. Ini patut kita syukuri,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh, terutama dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian kegiatan. Ia meminta agar pelaksanaan program, khususnya kegiatan fisik, tidak dilakukan secara pasif.
“Kita tidak boleh hanya menunggu. Harus aktif mengawal, membangun komunikasi dengan rekanan, dan melakukan kontrol berjenjang. Jangan sampai target progres 60 persen, realisasinya masih di angka 50 persen,” tegasnya.

Menurutnya, apabila terjadi deviasi progres, maka intervensi, monitoring, dan evaluasi harus segera dilakukan secara intensif agar realisasi fisik tetap berjalan sesuai rencana. Pengalaman tahun 2025 diharapkan menjadi pembelajaran agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.
Sekda juga menindaklanjuti arahan Bupati Bulukumba agar pada awal tahun anggaran 2026 seluruh perangkat daerah bergerak lebih cepat dalam mengoptimalkan serapan anggaran.
Ia menyebutkan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri menyiapkan insentif anggaran bagi daerah yang mampu menyerap anggaran secara optimal dan tepat waktu.
“Dalam kondisi fiskal yang terbatas, peluang ini harus dimanfaatkan dengan perencanaan yang matang, data yang akurat, serta komunikasi yang intensif dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait,” jelasnya.
Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba ini menjelaskan bahwa karakter anggaran tahun 2026 berbeda karena lebih diarahkan pada program-program strategis pemerintah pusat.
Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Bulukumba untuk menyiapkan dokumen dan proposal yang berkualitas agar dapat menjadi daerah prioritas pelaksanaan program nasional.
Di tengah keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Bulukumba tetap mampu memenuhi kewajiban daerah, termasuk pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) serta pembangunan infrastruktur secara bertahap.
Menurut Sekda, hal itu tidak terlepas dari komitmen bersama dalam menerapkan efisiensi anggaran yang juga tercermin dalam proses evaluasi APBD di Kementerian Dalam Negeri.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga meminta Inspektorat Daerah untuk terus mengawal pelaksanaan kebijakan dan kegiatan di seluruh OPD. Ia menegaskan setiap temuan harus segera ditindaklanjuti dengan rekomendasi perbaikan, dan apabila ditemukan ketidakpatuhan terhadap prosedur, harus diproses sesuai mekanisme pemeriksaan internal.
Kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu, Muh Ali Saleng menegaskan bahwa tidak ada perbedaan prinsip dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
“Status paruh waktu bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Ini adalah pilihan dengan konsekuensi. Negara telah memberikan apresiasi sesuai ketentuan, maka kewajiban kita adalah bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” katanya.
Menutup arahannya, Sekda mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk menjaga semangat kerja dan meningkatkan kinerja sejak awal tahun 2026, dengan harapan seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.(arie)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































