Rumah Desa Cibro Di Subulussalam Dilalap Api

4 hours ago 2
Aceh

Rumah Desa Cibro Di Subulussalam Dilalap Api KONDISI rumah Desa Cibro bagian belakang yang terbakar. (Waspada.id/Ist)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

SUBULUSSALAM (Waspada.id): Rumah huni yang juga tempat usaha jualan kelontong dan sembako Desa Cibro di Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam ludes dilalap api, Selasa (3/3) sekira pukul 23.15 WIB malam.

Menurut Madin Cibro, SE, Kabid Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam kepada Waspada, selain rumah Desa Cibro dihuni enam jiwa rusak berat, terimbas rumah dan rusak ringan rumah Teguh dihuni lima jiwa.

“Kebakaran pemukiman rumah warga di Desa Cepu terjadi pukul 23.15 WIB, lalu informasi kami terima pukul 23.27 WIB, disusul Damkar tiba di TKP pukul 23.40 WIB,” pesan WA Madin Cibro, Rabu (4/3).

Dikatakan, dua unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Simpang Kiri berkekuatan 24 personel berhasil memadamkan api hingga pendinginan dalam waktu sekira 45 menit.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Selain penyebabnya disebut belum dapat dipastikan, kerugian material juga belum dapat ditaksir.

Terpantau di lokasi kejadian, Rabu (4/3), rumah kontruksi kayu bagian belakang habis dilalap api, menyusul informasi sejumlah sumber setempat jika api berasal dari sana. Sementara bagian depan kontruksi semen tempat bahan jualan sembako milik Desa Cibro selama ini hanya menyisakan fisik bangunan dan bahan lain yang tidak termakan api.

Desa Cibro dan istri yang berada di salah satu rumah tetangga, berjarak sekira 20 meter dari rumahnya yang terbakar, sambil menerima kunjungan sejumlah warga tampak masih shock.

Desa Cibro bersama istri (kiri) yang mendapat kunjungan warga, termasuk Pj. Kades Cepu, Evantri Hasugian (tengah). (Waspada.id/Ist)

Diakui, saat kejadian kecuali dirinya ada sejumlah anggota keluarga yang masih berada di luar rumah terkait aktivitas ramadan. Upaya sejumlah warga membantu menyelamatkan barang-barang dari rumah terkendala karena suasana gelap dan panik akibat besarnya kobaran api. Namun nilai kerugian material menurut Desa Cibro belum bisa ditaksir

Meski semua barang-barang yang mudah dilalap api nyaris sudah habis terbakar, kehadiran dua unit damkar diakui memutus kebakaran yang lebih luas. Desa juga mengatakan jika Wali Kota, Haji Rasyid Bancin telah datang ke sana beberapa saat pasca kejadian.

Penjabat Kepala Desa Cepu, Evantri Hasugian yang turun ke sana turut memberi semangat kepada Desa Cibro dan keluarga. Dia berharap dari kejadian ini, bukan hanya Desa Cibro, tetapi semua warga harus lebih berhati-hati dan mewaspadai semua hal yang bisa menibulkan kebakaran.

Catatan Waspada.id, kebakaran sepanjang tahun 2025, Januari s/d Oktober di daerah ini setidaknya terjadi tujuh kali, sementara kejadian, Selasa (3/3), pertama 2026. (Id130)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |