PMI Aceh berkolaborasi dengan Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri membagikan paket iftar (buka puasa) dan mukena bagi para pengungsi terdampak banjir bandang di Kampung Sukajadi, Kabupaten Aceh Tamiang.(Waspada.id/ist).
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
ACEH TAMIANG (Waspada.id): PMI Aceh berkolaborasi dengan Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan paket iftar (buka puasa) dan mukena bagi para pengungsi terdampak banjir bandang di Kampung Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (1/3) tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menjalani ibadah Ramadan di tengah kondisi sulit akibat bencana. Paket makanan berbuka puasa serta puluhan mukena dibagikan langsung kepada para pengungsi yang saat ini masih bertahan di lokasi penampungan sementara.
Koordinator Layanan, Muhammad Waly Umar, dalam keterangannya diterima Senin (2/3) mengatakan, bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral bagi para korban.
“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang terdampak banjir tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Bantuan iftar dan mukena ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kami agar mereka tetap semangat di tengah ujian,” ujar Muhammad Waly Umar.
Ia mengatakan, kolaborasi antara PMI Aceh dan RS Amal Sehat Wonogiri merupakan wujud sinergi lintas daerah dalam merespons bencana kemanusiaan. “Kami berterima kasih kepada seluruh relawan dan pihak rumah sakit yang telah mendukung kegiatan ini, semoga kolaborasi ini terus terjalin untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Salah satu warga pengungsi, Siti Aisyah, 45, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak sangat berarti bagi para korban.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu di saat kondisi seperti ini, mendapatkan makanan untuk berbuka dan mukena untuk shalat sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada PMI dan semua yang sudah peduli,” ungkapnya haru.
Seperti diketahui, banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang beberapa waktu lalu menyebabkan ratusan rumah terendam dan memaksa warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Hingga kini, kebutuhan logistik, perlengkapan ibadah, dan layanan kesehatan masih terus dibutuhkan oleh para penyintas.
PMI Aceh memastikan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan, sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.(id76).
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































