PKM Unsam Hadirkan Smart Electrostatic Sprayer untuk Percepatan Pembersihan Balai Pengajian Pascabanjir

2 hours ago 4
Aceh

19 Februari 202619 Februari 2026

PKM Unsam Hadirkan Smart Electrostatic Sprayer untuk Percepatan Pembersihan Balai Pengajian Pascabanjir Universitas Samudra melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) saat melaksanakan kegiatan bertajuk PKM Teknologi Smart Electrostatic Sprayer System untuk Balai Pengajian Desa yang terdampak bencana banjir sebagai solusi pembersihan di masa pemulihan pascabencana banjir di Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.Waspada.id/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Universitas Samudra melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana Dosen Tahun 2026 melaksanakan kegiatan bertajuk PKM Teknologi Smart Electrostatic Sprayer System untuk Balai Pengajian Desa yang Terdampak Bencana Banjir sebagai Solusi Pembersihan di Masa Pemulihan Pasca Bencana Banjir di Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan dipimpin Rahmad Bahri, S.Kom., M.Kom bersama anggota mahasiswa Bobby Sugara, Syahid Al Hakim, dan Zaskia Lexsa difokuskan pada Mitra TPA (Balai Pengajian) yang diketuai Mahzar di Dusun Keude Meuku, Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed.

Rahmad Bahri kepada wartawan, Kamis (18/02/2026) menjelaskan, banjir yang melanda kawasan tersebut meninggalkan endapan lumpur dan potensi kontaminasi pada fasilitas balai pengajian. Kondisi ini memerlukan penanganan pembersihan yang efektif agar kegiatan pendidikan keagamaan dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Lanjutan, sebagai respons atas kebutuhan tersebut, tim pengabdian menyerahkan dan mengimplementasikan teknologi smart electrostatic sprayer system.

“Perangkat ini bekerja dengan sistem penyemprotan partikel bermuatan listrik sehingga cairan pembersih dan disinfektan dapat menempel secara merata pada berbagai permukaan, termasuk sudut-sudut yang sulit dijangkau secara manual. Teknologi ini dinilai lebih efisien dalam penggunaan cairan serta mempercepat proses sterilisasi ruangan,” jelasnya.

Selain penyerahan alat, sambungnya, tim juga mengadakan pelatihan teknis kepada pengelola TPA terkait tata cara penggunaan, perawatan, serta prosedur keselamatan dalam proses penyemprotan. Pendampingan dilakukan guna memastikan alat dapat dioperasikan secara mandiri oleh mitra dalam jangka panjang.

Menurut Rahmad Bahri, penerapan teknologi ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan sosial pascabencana. Balai pengajian sebagai ruang pembinaan generasi muda perlu segera difungsikan kembali dalam kondisi higienis dan sehat.

Sementara Ketua Mitra TPA (Balai Pengajian) Mahza menyampaikan apresiasi atas dukungan Universitas Samudra melalui program PKM Tanggap Darurat Bencana Tahun 2026.

Ia menilai bantuan alat smart electrostatic sprayer system sangat membantu dalam mempercepat proses pembersihan dan sterilisasi lingkungan balai pengajian setelah terdampak banjir.

“Melalui kegiatan ini, Universitas Samudra kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi tepat guna untuk mendukung ketahanan masyarakat dan percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang,” imbuhnya. (Id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |