Pertama Kalinya Di Deliserdang, SPPT PBB Diserahkan Awal Tahun

14 hours ago 4

GALANG (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, untuk pertaka kali menerbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun pajak 2026 di awal tahun.

SPPT PBB-P2 tersebut diserahkan Bupati Deliserdang, dr H. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati,l (Wabup) Lom Lom Suwondo SS di Kantor Camat Galang, Jumat (9/1/26).

Hal itu menjadi langkah konkret transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, tertib, dan transparan. Pasalnya, selama ini penyaluran SPPT baru dilakukan pada Maret atau April.

“Baru tahun inilah SPPT PBB diserahkan di awal Januari. Ini menandai keseriusan pemerintah daerah dalam memperbaiki pelayanan publik dan memberi kepastian sejak awal tahun kepada masyarakat,” kata Bupati Asri Ludin Tambunan.

Menurutnya, dipilih Kecamatan Galang sebagai lokasi penyaluran perdana, karena tingkat penerimaan PBB di kecamatan tersebut masih tergolong rendah dibanding kecamatan lain.

Dijelaskan Asri Ludin Tambunan, meski Kecamatan Galang mengalami peningkatan dari 38 persen pada 2024 menjadi 41 persen pada 2025, namun perlu langkah awal yang kuat untuk mendorong kesadaran pajak masyarakat.

“Kenapa Galang? Di sinilah yang paling rendah penerimaan PBB-P2 nya. Hanya Rp1,7 miliar. Sementara untuk membangun 1 kilometer jalan saja dibutuhkan sekitar Rp1,2 miliar,” paparnya.

Dari sisi pembangunan, PBB digunakan untuk membiayai proyek-proyek, seperti pembangunan dan perbaikan jalan tertentu, jembatan, saluran irigasi tertentu, serta fasilitas umum yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.

‎Selain itu, dana pajak juga dialokasikan untuk sektor pelayanan dasar, seperti rehabilitasi sekolah, perbaikan puskesmas, serta penyediaan obat-obatannya dan peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

Percepatan penyaluran SPPT, tambah Asri Ludin, bertujuan memberi waktu yang lebih panjang bagi masyarakat untuk melunasi kewajiban pajak sebelum jatuh tempo, sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan daerah.

“PBB bukan beban, tetapi bentuk partisipasi masyarakat dalam membangun daerah. Jika pendapatan daerah kuat, pembangunan juga bisa berjalan,” jelasnya

Di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, sebutannya lagi, kemampuan membangun daerah sangat bergantung pada pendapatan asli daerah (PAD), yang bersumber dari partisipasi masyarakat.

“Oleh karena itu, saya minta para kepala desa agar tidak terlalu banyak mengajukan permintaan di Musrenbang, jika tidak diiringi dengan kemampuan pendapatan daerah. Membangun daerah harus bertumpu pada kemampuan kita sendiri, dan kemampuan itu datang dari masyarakat,” ungkap Asri Ludin Tambunan.

Ia juga menegaskan, pemerintah tetap mengedepankan prinsip keadilan. Masyarakat tidak mampu, khususnya yang masuk kategori desil rendah, akan diberikan pembebasan PBB.

“Kita tidak akan memungut dari masyarakat yang tidak mampu. Pemerintah hadir bersama rakyatnya,” tuturnya.

Di kesempatan itu, Bupati juga menjelaskan, keterbatasan kewenangan Pemkab Deliserdang, khususnya terkait keluhan masyarakat Galang mengenai kondisi jalan yang merupakan kewenangan provinsi. Meski demikian, Pemkab Deliserdang tetap berupaya menghadirkan solusi.

“Saya datang ke Kantor Camat Galang melalui jalur belakang Tanjung Garbus II. Sepanjang jalan, ada sekitar 2 kilometer yang rusak. Jalur itulah yang akan kita bangun dan perbaiki sebagai alternatif dari Lubukpakam ke Galang. Tahun ini kita siapkan,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deliserdang, H Edwin Nasution SH MSi menyampaikan, penyaluran SPPT PBB-P2 tahun 2026 di Kecamatan Galang merupakan bagian dari agenda resmi distribusi pajak daerah. Di Galang terdapat 7.938 nomor objek pajak.

“Penyaluran lebih awal ini juga menjadi upaya meningkatkan kesadaran pajak. Kami terus memastikan keakuratan data. Jika ada ketidak sesuaian, masyarakat dapat melaporkannya melalui kantor desa atau langsung ke Bapenda,” jelas H Edwin Nasution yang juga Inspektur Pemkab Deliserdang tersebut.

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan bersama Wabup Lom Lom Suwondo menyerahkan tali asih kepada 25 anak yatim di sela penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun Pajak 2026 di Kantor Camat Galang, Jumat (9/1/26). Waspada.id/Ist

Camat Galang, Drs Syahdin Setia Budi Pane menyampaikan, meskipun kecamatan yang dipimpinnya lebih rendah dalam penerimnaan PBB, ia tetap optimis terhadap peningkatan PAD di wilayahnya dari sektor persampahan dan perparkiran.

Untuk tahun 2026, target penerimaan PAD dari sektor sampah ditingkatkan dari Rp120 juta menjadi Rp150 juta, sementara sektor parkir dari Rp69 juta menjadi Rp90 juta.

“PBB kami memang rendah dan tahun ini optimis harus ditingkatkan persentasenya. Kami sudah imbau kepada masyarakat bahwa pembayaran kini semakin mudah dan dapat dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk e-wallet,” tandas Budi Pane.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wabup juga menyerahkan tali asih kepada 25 anak yatim dan me-nol kan pembayaran PBB 2026 kepada tiga orang warga tidak mampu (kategori desil rendah).

Usia penyerahaan SPPT PBB, Bupati berserta Wabup dan rombongan meninjau Balai latihan kerja (Balaka) Kopi. Kemudian penandatanganan prasasti Madrasah Tsanawiyah Swasta Mutafawiq Aini di Dusun II Desa Jaharun A.

Usai Shalat Jumat di Masjid Besar Syuhada di Kelurahan Galang Kota, Bupati Asri Ludin Tambunan juga membagikan 300 nasi kotak kepada jamaah sholat Jumat (id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |