Pencurian Di Sekitaran Mako Polres Batubara Tak Terbendung, Warga Limapuluh Resah

2 hours ago 1
Sumut

13 Februari 202613 Februari 2026

Pencurian Di Sekitaran Mako Polres Batubara Tak Terbendung, Warga Limapuluh Resah Zein

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BATUBARA (Waspada.id): Aksi pencurian sepertinya tak terbendung oleh aparat Kepolisian Polres Batubara warga Limapuluh angkat bicara.

‎Dua warga Kota Limapuluh ‎Zen dan Tua Raja Hutasuhut mengungkapkan sejak awal Januari 2026 setidaknya telah terjadi 16 aksi pencurian.

‎”Sepanjang Januari – Februari 2026 tercatat sedikitnya 16 rumah menjadi sasaran aksi pencurian,” beber Zen yang diaminkan Tua Raja Hutasuhut, Jumat (13/2).

Berdasarkan penelusuran keduanya, dari 16 rumah yang jadi korban pencurian, diantaranya rumah Togar Sitinjak, warga Kelurahan Limapuluh Kota, kehilangan sepeda motor saat diparkirkan di lapangan sepak bola ring road, dan sudah membuat laporan ke Polres Batubara.

‎Kemudian P Butar Butar, (Purnawirawan Polri) warga Lingkungan V Kelurahan Lima Puluh Kota, Charles, Ketua PBB Kecamatan Limapuluh (kebongkaran warung), Karidin Sianipar, kehilangan sepeda motor, RM Padang di Lingkungan Vl Kelurahan Lima Puluh Kota (kebongkaran rumah makan), Ferdinand Nainggolan, warga Lingkungan lll Kelurahan Lima Puluh, kehilangan baterai mobil.

‎Selanjutnya H. Budianto warga Lingkungan lll Kelurahan Limapuluh Kota, kehilangan mesin genset, Asna Br Silalahi warga Lingkungan lV Kelurahan Lima Puluh Kota,  kehilangan 4 tabung gas elpiji.

‎Lalu, Supriadi, seorang wartawan, warga Lingkungan ll Kelurahan Limapuluh Kota, kebongkaran rumah dan kehilangan laptop, surat tanah/rumah, mesin refleksi, peralatan salon dan jemuran alumunium.

‎Informasi lainnya mengungkapkan aksi pencurian di Indomaret, ruko milik Manurung, Adi kaca, rumah kosong milik Nababan, RM Minang, kokos-kosan Tobing dan Kantor Camat Limapuluh.

Terkait masifnya aksi pencurian, Zen  meminta ketegasan Polres Batubara melalui Satreskrim untuk mengungkap kasus-kasus tersebut.

‎”Jangan tunggu ada yang kemalingan baru sibuk melakukan penyelidikan,” tandas Zen.

‎Terpisah, Kanit Resum Satreskrim Polres Batubara, Ipda Ade Sundoko Masry saat dikonfirmasi mengatakan, hanya ada tiga LP, dan satu LP sudah berhasil di ungkap.

‎”Iya ada tiga LP, satu LP sudah di ungkap, itu yang pencurian rumah makan di Blok 8, dan tersangkanya satu sudah di amankan berinisial AS. Sedangkan dua LP lainnya masih dalam penyelidikan,” jelas Ade. (Id.43)







Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |