Pelindo Gunungsitoli optimis arus logistik antar pulau tumbuh 96,4 persen.Waspada.id/Is
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
GUNUNGSITOLI (Waspada.id): PT Pelindo Regional 1 Gunungsitoli optimis target arus bongkar dan muat kargo truk lossing yang menyeberang melalui kapal RoRo tahun 2026 cenderung meningkat
Manajemen memprediksi peningkatan tersebut akan bertumbuh signifikan dari realisasi tahun 2025. mencapai 94,6 persen.
Administrator Umum Pelindo Regional 1 Gunungsitoli, Ellingkari Hulu, Senin (6/4) mengatakan bahwa arus bongkaran kargo yang diangkut menggunakan truk lossing/ekspedisi melalui kapal RoRo selama periode Januari sd Desember 2025 mencapai 36.077 ton/m3, Sedangkan arus muatan balik rata-rata berupa hasil kebun rakyat mencapai 33.009 ton/m3.
Disebutkan selama arus bongkar muat pada triwulan I Tahun 2025 yang lalu tercatat sebesar 17.751 ton/m3, sedangkan pada triwulan I tahun 2026 sudah mencapai 20.248 ton/m3 atau tumbuh sebesar 87,6 persen.
“Kami optimis bahwa target tahun 2026 arus bongkar/muat barang mencapai 75.000 ton/m3, dengan pertumbuhan kurang lebih 94,6 persen jika dibandingkan realisasi tahun 2025 lalu” ujar Ellingkari.

Pertumbuhan muatan kargo yang semakin meningkat melalui Pelabuhan Gunungsitoli, hal ini tidak lepas dari meningkatnya muatan dari kedatangan kapal RoRo berupa kebutuhan pokok sandang dan pangan yang dominan dipasok dari daratan Sumatera, sedangkan muatan balik berupa hasil kebun rakyat seperti pisang, kelapa, kopra, karet dan coklat terpantau meningkat dari pelosok daerah.
Lebih lanjut Ellingkari Hulu mengatakan, terkait penanganan kendaraan truk ekspedisi angkutan barang yang Over Dimension dan Over Load (ODOL) yaitu kendaraan angkutan barang yang telah dimodifikasi melebihi batas ukuran pabrikan (Over Dimension) dan membawa muatan di luar batas beban maksimal (Over Load), hal ini telah di sosialisasikan sejak bulan Juni tahun yang lalu dengan menghimbau kepada pemilik dan pengemudi kendaraan angkutan barang yang melintas melalui Pelabuhan Pelindo Gunungsitoli agar tidak mengangkut muatan berlebihan dengan ukuran bak kendaraan melebihi dimensi yang semestinya.
“Harapan kita kendaraan-kendaraan yang selama ini mengangkut kebutuhan barang antar pulau yang melebihi dimensi, melalui sosialisasi yang telah di gaungkan sejak tahun yang lalu dapat menjadi edukasi untuk meningkatkan kesadaran para pemilik dan pengemudi kendaraan angkutan barang demi menjaga keselamatan pengemudi, keselamatan pengguna jalan, dan dampak kerusakan yang masif terhadap infrastruktur jalan seiring meningkatnya pertumbuhan arus muatan barang melalui Pelabuhan Pelindo Gunungsitoli” pungkas Ellingkari.(id60)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































