Pasar Murah dan Panglima Deli, Beri Solusi Bagi Masyarakat Kurang Mampu

4 hours ago 2
EkonomiSumut

13 Maret 202613 Maret 2026

Pasar Murah dan Panglima Deli, Beri Solusi Bagi Masyarakat Kurang Mampu Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan meninjau pelaksanaan pasar murah di Kantor Camat Lubuk Pakam, sekaligus melaunching mobil Panglima Deli, Jumat (13/3/26). Waspada.id/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan meninjau pasar murah sekaligus melaunching mobil Panglima Deli di Kantor Camat Lubukpakam, Jumat (13/3/26).

Pasar murah yang digelar Pemkab Deliserdang juga menyediakan program Pangan Keliling Murah dan Aman Deliserdang atau yang disingkat Panglima Deli.

Pasar murah dan program Panglima Deli tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Pasar murah ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Maret 2026 di 20 kantor camat di Kabupaten Deliserdang, kecuali Sibolangit dan Gunung Meriah. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu,” tutur Bupati H Asri Ludin Tambunan ketika meninjau pasar murah sekaligus melaunching mobil Panglima Deli di Kantor Camat Lubukpakam.

Bagi warga yang ingin berbelanja di pasar murah, diimbau untuk terlebih dulu mengecek apakah terdaftar sebagai penerima manfaat melalui situs resmi pemerintah daerah, dan diwajibkan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) saat berbelanja.

Kebutuhan pokok yang tersedia di pasar murah, antara lain beras 5 kg Rp52.000, minyak goreng Sunco 2 liter Rp35.000, gula pasir 1 kg Rp15.000, dan telur ayam satu papan Rp31.000.

Sementara itu, program Panglima Deli merupakan layanan pasar murah keliling yang menyediakan berbagai komoditas pangan strategis, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, dan bawang merah dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Selain menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, program ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai inflasi, serta pentingnya penggunaan layanan keuangan formal dan transaksi digital,” papar Bupati.

Program Panglima Deli yang merupakan hasil kerja sama Pemkab Deliserdang dengan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog), Bank Indonesia, dan Bank Sumut tersebut akan berlangsung sepanjang tahun 2026 dengan jadwal satu kali setiap minggu dan berkeliling ke berbagai kecamatan di Kabupaten Deliserdang.

Dijelaskannya, program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan dan mempercepat penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat, kegiatan ini juga menghadirkan paket bundling transaksi digital melalui skema pembayaran QRIS Rp1.

Masyarakat yang melakukan transaksi menggunakan QRIS berkesempatan memperoleh paket bundling atau souvenir sebagai bentuk apresiasi, sekaligus stimulus agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital.

Beberapa komoditas yang dijual via mobil Panglima Deli, yakni beras SPHP 5 kg Rp56.500, MinyaKita Rp14.500 per liter, telur ayam Rp48.000 per papan, dan gula pasir Rp17.500 per kg.

Evi, warga Kelurahan Cemara, Lubukpakam menyambut sukacita adanya pasa murah yang digelar Pemkab Deliserdang.

“Adanya subsidi pasar murah ini, kami merasa sangat terbantu, apalagi menjelang Lebaran. Sebab, biasanya harga di pasar lebih mahal. Terima kasih kepada Bapak Bupati Deliserdang, semoga kegiatan seperti ini sering dilaksanakan,” sebut Eva. (id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |