Panglima Filipina Ungkap Indonesia Sudah Beli Rudal Brahmos dari India

4 hours ago 2
Internasional

Panglima Filipina Ungkap Indonesia Sudah Beli Rudal Brahmos dari India Kepala Staf (Panglima) Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Romeo Saturnino Brawner Jr.tangkapan layar

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

Filipina adalah negara pertama di Asia Tenggara yang membeli sistem rudal Brahmos.

NEW DELHI (Waspada.id): Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Romeo Saturnino Brawner Jr menghadiri Dialog Raisina 2026 di New Delhi, India pada pekan lalu. Dia pun menyatakan kesediaan Filipina untuk melakukan lebih banyak bisnis militer dengan India. Hal itu didorong oleh keberhasilan Filipina mengakuisisi rudal Brahmos pada 2022 dengan biaya 375 juta dolar AS atau sekitar Rp 6,35 triliun.

Dalam wawancara tersebut, Brawner mengungkapkan, Indonesia juga telah membeli rudal supersonik Brahmos dari India. “…Filipina adalah negara pertama (di Asia Tenggara) yang membeli sistem rudal Brahmos. Sekarang Indonesia telah membeli sistem yang sama,” ujarnya dikutip dari Asian News International (ANI) di Jakarta, Senin (9/3/2026).

“Saya dapat mengatakan bahwa kami senang dengan pembelian kami, dan mudah-mudahan kami dapat melakukan lebih banyak bisnis dengan India,” kata Brawner menambahkan. Filipina yang dikenal sebagai sekutu Amerika Serikat (AS) berselisih dengan China atas sikap agresifnya di Laut Cina Selatan. Filipina menuding, China menggunakan taktik maritim yang mengintimidasi, seperti penjaga pantai (coast guard) yang melepaskan meriam air, dan melakukan manuver berbahaya termasuk menabrak kapal-kapal Manila.

Meskipun Brawner menyampaikan, Indonesia telah menandatangani kesepakatan rudal Brahmos, namun pemerintah India belum secara resmi mengumumkannya. Tetapi, sumber-sumber di pemerintahan menyatakan bahwa kontrak tersebut hampir mencapai tahap finalisasi.

Dari tiga baterai yang dikontrak Manila untuk memperkuat kemampuan maritimnya, dua di antaranya telah dikirim ke Korps Marinir Filipina sejak 2025. Sumber mengatakan, Filipina juga sedang dalam pembicaraan untuk membeli peralatan militer dalam negeri seperti platform udara dan maritim seperti helikopter, pesawat tempur, dan kapal selam.

Ini bukan pertama kalinya pemimpin tertinggi Angkatan Bersenjata Filipina memuji alutsista India. Pada Agustus 2025, Brawner juga sangat mengapresiasi produk pertahanan India karena keterjangkauan dan kualitasnya.

Bahkan, ia menyatakan, niat untuk melakukan lebih banyak pembelian dari New Delhi dalam interaksi dengan wartawan dari negaranya sendiri. “Kami sebenarnya memesan lebih banyak peralatan dan sistem senjata dari India,” kata Brawner saat itu.

Di Delhi, ia juga menyatakan bahwa India telah memainkan peran yang lebih besar di kawasan Indo-Pasifik, khususnya dalam keamanan kawasan tersebut. “…Jadi tahun lalu saya berada di sini, saya berbicara dengan (Panglima Angkatan Bersenjata India) Jenderal Anil Chauhan, dan saya memintanya untuk mengirim kapal ke Filipina agar kita dapat berlayar bersama, melakukan operasi kebebasan navigasi,” kata Brawner.

“Dan setelah empat bulan, dia mengirim empat kapal ke Filipina. Ini adalah aspek keamanan yang sangat penting di kawasan ini karena kita melihat mitra non-tradisional bersatu dan mendorong tatanan internasional berbasis aturan,” jelas Brawner melanjutkan.

Kedua negara juga menjajaki kerja sama industri pertahanan. Selain itu, India juga menawarkan dukungan teknis untuk mengembangkan ekosistem angkatan laut di negara kepulauan Asia Tenggara tersebut.(rep)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |