Tenaga kesehatan dari Puskesmas Kuta Malaka, dr. Eli Diana bersama perawat Ns. Rahmatyawati memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat di Posko Ketupat Aneuk Galong dalam rangka Operasi Ketupat Seulawah di Aceh Besar, Jumat (13/03/2026). (Waspada/Ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
KOTA JANTHO (Waspada.id): Tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, turut ambil bagian dalam penjagaan Posko Ketupat Aneuk Galong dalam rangka Operasi Ketupat Seulawah tahun 2026.
Keterlibatan tim medis tersebut bertujuan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, pemudik, maupun petugas yang bertugas di lapangan di wilayah Aceh Besar, Jumat (13/03/2026).
Kepala Puskesmas Kuta Malaka, dr. Eli Diana mengatakan, kehadiran tenaga kesehatan di posko tersebut merupakan bentuk dukungan sektor kesehatan dalam menyukseskan pengamanan arus mudik serta memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga selama bulan Ramadhan.

“Tenaga kesehatan kami ikut bertugas di Posko Ketupat Aneuk Galong untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang singgah maupun kepada petugas yang sedang menjalankan tugas,” ujar Eli Diana.
Ia menjelaskan, pada hari pertama bertugas, Jumat sore, tim kesehatan yang terdiri dari dokter umum dr. Eli Diana bersama perawat Rahmatyawati mulai memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berkunjung ke posko.
Sejumlah warga yang melintas memanfaatkan layanan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan tekanan darah serta konsultasi kesehatan ringan.
Menurut Eli Diana, pelayanan kesehatan di posko sangat penting karena banyak masyarakat yang melakukan perjalanan jauh sehingga rentan mengalami kelelahan, tekanan darah meningkat, ataupun keluhan kesehatan ringan lainnya.
“Alhamdulillah pada hari pertama bertugas sudah ada beberapa masyarakat yang singgah dan kami layani, terutama untuk pemeriksaan tekanan darah serta konsultasi kesehatan ringan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan tenaga kesehatan di posko juga menjadi langkah antisipasi apabila masyarakat maupun petugas mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan.
“Kehadiran kami di posko ini untuk memberikan pelayanan kesehatan awal bagi masyarakat yang membutuhkan. Jika ada keluhan ringan bisa langsung kami tangani di tempat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Eli Diana menyebutkan bahwa penugasan tenaga kesehatan di Posko Ketupat Aneuk Galong dilakukan secara bergiliran oleh beberapa puskesmas di wilayah Aceh Besar.
Menurutnya, Puskesmas Kuta Malaka mendapat jadwal sebanyak enam kali penugasan hingga masa operasional posko berakhir pada 24 Maret mendatang.
Tenaga kesehatan dari Puskesmas Kuta Malaka, dr. Eli Diana bersama perawat Ns. Rahmatyawati foto bersama di Posko Ketupat Aneuk Galong dalam rangka Operasi Ketupat Seulawah di Aceh Besar, Jumat (13/03/2026). (Waspada/Ist)“Penugasan ini dilakukan secara bergantian oleh beberapa puskesmas, untuk Puskesmas Kuta Malaka sendiri mendapat jadwal enam kali hingga tanggal 24 nanti saat posko selesai, dalam setiap jadwal tugas, tim medis yang ditempatkan di posko umumnya terdiri dari satu dokter dan satu perawat. Namun pada kondisi tertentu jumlah petugas dapat disesuaikan, misalnya dua perawat dan satu dokter guna memperkuat pelayanan kesehatan di lapangan,” ungkapnya.
Ia berharap kehadiran tenaga kesehatan di Posko Ketupat Aneuk Galong dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia selama berlangsungnya Operasi Ketupat Seulawah.
“Semoga pelayanan kesehatan di posko ini dapat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan, sehingga jika ada keluhan kesehatan dapat segera ditangani dan perjalanan tetap aman serta nyaman,” pungkasnya.(id67)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































