Menjemput Lailatul Qadar Bersama Yatim Dhuafa: Ketika Ramadhan Mengajarkan Arti Berbagi

7 hours ago 4
Opini

11 Maret 202611 Maret 2026

 Ketika Ramadhan Mengajarkan Arti Berbagi

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

Oleh: Syafrizal ZA

Ramadhan selalu datang membawa pesan yang sama: memperhalus hati, menajamkan empati, dan mengingatkan manusia bahwa kebahagiaan sejati sering kali lahir dari kepedulian terhadap sesama.

Di sudut kecil Aceh Barat Daya (Abdya), tepatnya di Desa Ujung Tanah, Kecamatan Lembah Sabil, semangat itu tengah dipersiapkan dengan penuh ketulusan. Pemuda dan Remaja Kemakmuran Masjid (Rekamas) Masjid Al Munawwarah, berinisiatif menggelar kegiatan “Menjemput Lailatul Qadar Bersama Yatim Dhuafa”, sebuah agenda buka puasa bersama, sekaligus santunan bagi anak yatim, piatu, yatim piatu, serta kaum dhuafa yang hidup dalam keterbatasan.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026, bertepatan dengan malam-malam akhir Ramadhan 1447 Hijriyah, fase paling sakral dalam kalender spiritual umat Islam. Di masa inilah umat muslim di seluruh dunia menanti kehadiran Lailatul Qadar, malam yang dalam Al-Qur’an disebut lebih baik dari seribu bulan.

Namun bagi para pemuda di desa itu, menjemput Lailatul Qadar bukan hanya soal memperbanyak ibadah ritual. Lebih dari itu, ia juga dimaknai sebagai upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang sering kali luput dari perhatian.

Ramadhan dan Kesadaran Sosial

Di tengah kehidupan modern yang kerap serba individualistik, kegiatan semacam ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai sosial dalam Islam tetap relevan dan penting. Ramadhan bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga, melainkan juga ruang untuk membangun solidaritas kemanusiaan.

Anak-anak yatim dan kaum dhuafa, misalnya, sering menjadi kelompok yang paling merasakan beratnya kehidupan. Kehadiran santunan, perhatian, dan kebersamaan sederhana dalam acara buka puasa dapat menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar bantuan materi—yaitu rasa dihargai dan diingat oleh masyarakatnya.

Para pemuda Rekamas Masjid Al Munawwarah menyadari betul makna tersebut. Mereka ingin menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kepedulian sosial.

Di sinilah masjid kembali pada fungsi aslinya dalam sejarah Islam: bukan hanya tempat shalat, melainkan juga ruang membangun peradaban, solidaritas dan kemanusiaan.

Gerakan Kecil Berdampak Besar

Kegiatan santunan ini memang lahir dari sebuah desa kecil. Namun dalam perspektif sosial, gerakan kecil seperti inilah yang sering menjadi fondasi kekuatan masyarakat.

Banyak perubahan besar dalam sejarah lahir dari langkah sederhana—dari kepedulian terhadap sesama yang dimulai dalam lingkaran komunitas kecil.

Karena itu, panitia pelaksana membuka ruang partisipasi bagi siapa pun yang ingin ikut berbagi dalam kegiatan ini. Bantuan dapat disalurkan langsung kepada panitia di Desa Ujung Tanah, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya.

Donasi juga dapat ditransfer melalui: Bank Aceh Syariah 09302035601304 a.n. Syafrizal ZA dan Bank Syariah Indonesia (BSI) 7158751881 a.n. Syafrizal ZA.

Panitia juga menyediakan kontak yang dapat dihubungi bagi para dermawan, yang ingin berpartisipasi, yakni: Sudirman (Ketua Pemuda Desa Ujung Tanah) – 0853 6217 6152. Fauzan Adami (Kepala Desa Ujung Tanah) – 0853 7329 6557. Syafrizal ZA – 0852 6281 9711.

Menjemput Malam Kemuliaan

Bagi banyak orang, Lailatul Qadar sering dicari melalui ibadah malam yang khusyuk. Itu tentu merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Namun Islam juga mengajarkan bahwa kemuliaan malam tersebut dapat didekati melalui berbagai jalan kebaikan. Memberi makan orang yang berbuka, menyantuni anak yatim, serta meringankan beban kaum dhuafa, adalah bagian dari amal yang sangat dicintai Allah.

Karena itu, kegiatan “Menjemput Lailatul Qadar Bersama Yatim Dhuafa” sesungguhnya bukan sekadar acara sosial tahunan. Ia adalah ikhtiar kecil untuk menghadirkan nilai-nilai besar Ramadhan: kasih sayang, empati dan solidaritas.

Di desa kecil bernama Ujung Tanah, para pemuda tengah menunjukkan bahwa menjemput malam kemuliaan tidak harus dengan cara yang rumit. Cukup dengan satu hal sederhana: Berbagi.

Penulis adalah Wartawan Harian Waspada dan Waspada.id Wilayah Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |