MDMC Gandeng UMSU Gelar Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial Terdampak Banjir Di Sumut

14 hours ago 6

MEDAN (Waspada.id): Lembaga Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah gandeng Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial bagi Guru, Tenaga Pendidik, dan Siswa Terdampak Bencana Banjir di Sumatera Utara. Acara digelar di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan, Jum’at (9/1).

Kegiatan pelatihan ditandai dengan pemukulan tagading oleh Rektor UMSU Prof.Dr. Agussani, MAP, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. dr. Kamal Basri Siregar,Mh.Kes M.Ked (Surg), Sekretaris LRB MDMC PP Muhammadiyah, Budi Santoso, S.Psi., M.K.M, Ketua BPH Dr. H. Bahril Datuk, Sekretaris BPH Drs. Mutholib, M.M dan Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provsu Dr. M. Basir S. Hasibuan, M.Pd.

Rektor UMSU Prof.Dr. Agussani, MAP dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UMSU untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini. Dia menegaskan bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada aksi kemanusiaan jangka pendek, tetapi juga aksi berkelanjutan melalui pendidikan.

“UMSU diminta berperan dalam kegiatan hari ini, dan kami mengucapkan terima kasih atas amanah ini. Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat untuk aksi langsung, tetapi juga aksi jangka panjang dalam bagaimana melaksanakan pendidikan pasca bencana,” ujarnya.

Rektor menjelaskan, UMSU memiliki program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) yang dapat berkontribusi langsung dalam pemulihan psikososial. Sejak pertama terjadinya bencana, UMSU bersama PWM, MDMC, Majelis, Lembaga dan Ortom sudah aktif menangani berbagai persoalan kemanusiaan, tidak hanya bencana alam.

“Sekitar 950 mahasiswa dan dosen UMSU terdampak bencana, baik di Sumatera Utara, Aceh, maupun Sumatera Barat. Karena itu, koordinasi UMSU dan MDMC terus berjalan dengan baik, dan kami berharap pelatihan seperti ini dapat dilakukan secara berkala ke depan,” tambahnya.

Terkait Muktamar Muhammadiyah 2027, Rektor UMSU menyampaikan progres pembangunan Auditorium sebanyak 33% dan Sport Hall Walidah 45%.

“Dalam rangka memanfaatkan ekosistem, di arena ini juga dibangun dapur SPPG. Alhamdulillah hari ini dapunya mulai beroperasi dan di sekitarnya ada ekosistem berupa lahan kebun sayuran, buah, ternak ayam, budidaya ikan dan pabrik roti,” jelasnya.

Kemudian, Sekretaris LRB MDMC PP Muhammadiyah Budi Santoso, S.Psi, M.K.M menyampaikan bahwa Muhammadiyah selalu hadir secara cepat dan menyeluruh dalam merespons bencana.

“Tanggap bencana ini udah kita dilakukan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Setelah asesmen, PP Muhammadiyah bergerak cepat dengan respon yang tepat dan akurat, mulai dari huniansementara, air bersih hingga menyediakan layanan psikososial,” jelasnya.

Menurutnya, Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi yang selalu terdepan dalam penanganan bencana.

“Muhammadiyah selalu terawal dalam merespons dan terakhir dalam keluar dari lokasi bencana. Pemerintah pun mengakui bahwa Muhammadiyah sering kali lebih cepat dalam memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak,” katanya.

Budi menambahkan, kolaborasi antara Muhammadiyah dan pemerintah menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan, termasuk melalui pelatihan ini yang bertujuan memberi semangat kepada guru dan siswa dalam masa transisi pascabencana.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak para guru dan siswa untuk pulih, bangkit, dan berkemajuan,” ujar Budi Santoso.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Sumut, Dr. M Basir S Hasibuan, M.Pd menyampaikan bahwa terdapat lima kabupaten atau kota di Sumut yang terdampak bencana banjir.

“Dinas Pendidikan telah mendata sekolah-sekolah yang terdampak, terutama secara fisik di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara. Namun, aspek psikologis tidak bisa dipisahkan dan menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana bagi anak-anak pelajar,” ungkapnya.

Dia berharap pelatihan ini mampu membantu pemulihan mental siswa agar lebih siap menghadapi situasi bencana di masa depan.

“Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat anak-anak kita dan mempersiapkan mereka secara psikologis,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PWM Sumut Prof. Dr. dr. Kamal Basri Siregar menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme peserta yang melebihi target.

“Ini merupakan suatu kebanggaan karena jumlah peserta melebihi dari yang ditargetkan. Tim MDMC pusat inilah yang memberikan ilmu. Ilmu akan bermanfaat jika diikuti dengan amal yang baik dan niat yang tulus,” katanya.

Turut dihadir Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Utara, Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag beserta Sekretaris, para guru, tenaga pendidik dan siswa yang terdampak. (id14)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |