Mayat Pria Ditemukan di Kios Sibabangun, Polres Tapteng Temukan Indikasi Benturan Benda Tumpul di Kepala

4 hours ago 3
Sumut

15 Maret 202615 Maret 2026

Mayat Pria Ditemukan di Kios Sibabangun, Polres Tapteng Temukan Indikasi Benturan Benda Tumpul di Kepala Tim Inafis Satreskrim Polres Tapteng bersama Polsek Sibabangun sedang melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat seorang laki-laki bernama Rusiakup, 38, di dalam sebuah kamar kios yang berlokasi di Lingkungan VI, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah. Waspada.id/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

TAPTENG (Waspada.id): Tim Inafis Satreskrim Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama Polsek Sibabangun melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat seorang laki-laki di kamar kios Lingkungan VI, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang dilaporkan pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 10.25 WIB.

Kapolsek Sibabangun Iptu Totok CW, SH, yang mewakili Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikal, SKM, SIK, MIK, menyatakan korban bernama Rusiakup, 38, warga setempat yang bekerja sebagai wiraswasta dan tukang pijat refleksi.

Penemuan mayat bermula dari informasi keluarga korban yang segera ditindaklanjuti personel gabungan. Namun, saat tiba di lokasi kejadian (TKP), jenazah korban sudah dipindahkan keluarga ke kediaman orang tua untuk disemayamkan.

Meski jenazah sudah dipindahkan, pihak kepolisian tetap melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Barang yang diamankan meliputi pakaian korban (kemeja hitam dan celana pendek jeans), jam tangan merek D-Ziner, sepasang sandal, satu set kunci dan gembok, serta kasur busa dan bantal yang memiliki bercak darah.

Dari pemeriksaan medis awal (visum luar), ditemukan indikasi benturan benda tumpul pada bagian kepala korban. Selain itu, petugas juga mencatat bahwa dua unit ponsel milik korban tidak ditemukan di TKP.

Terkait prosedur autopsi, pihak kepolisian telah berkomunikasi secara persuasif dengan keluarga. “Kami menghormati keputusan keluarga, terutama ibu kandung korban, yang memilih untuk tidak melakukan autopsi. Hal ini sudah dituangkan dalam surat pernyataan resmi,” ujar Iptu Totok pada Minggu (15/3).(red)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |