MEDAN – Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil menghadirkan solusi atas kesulitan membaca Al-Qur’an Braille yang selama ini dialami penyandang disabilitas netra di DPD Pertuni Sumatera Utara. Melalui inovasi IQRO Elektronik dan modul pembelajarannya, tim ini mampu membantu puluhan peserta meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara lebih mudah dan interaktif.
Inovasi tersebut merupakan alat bantu belajar Al-Qur’an Braille dasar yang memadukan huruf Braille dengan tombol taktil yang dapat mengeluarkan suara pelafalan saat ditekan. Konsep ini memungkinkan pengguna tidak hanya meraba titik Braille, tetapi juga memperoleh umpan balik audio secara langsung sehingga proses belajar menjadi lebih akurat dan mandiri.
IQRO Elektronik diciptakan oleh Aldino, Raudhatul Jannah, dan Andira dibimbing oleh Asna Istikmalatul Muktamaroh, M.Pd sebagai dosen yang tergabung dalam Tim Iqronic Universitas Negeri Medan. Inovasi ini telah diuji coba dan diimplementasikan secara rutin sejak 22 Desember 2025 hingga 27 Februari 2026 di DPD Pertuni Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.
Hasil implementasi menunjukkan bahwa Buku Iqronic dan modulnya telah membantu sekitar 45 persen dari 150 kartu keluarga yang terdaftar di DPD Pertuni, atau sekitar 80 orang dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Materi pembelajaran disusun secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah Braille, harakat (fathah, kasrah, dhammah), mad dasar, sukun, tanwin, tasydid, hingga latihan penggalan ayat Al-Qur’an Braille.
Setiap tahap dirancang sistematis untuk memudahkan peserta sebelum melanjutkan ke mushaf Braille konvensional. Aldino selaku founder sekaligus ketua tim menjelaskan, selama ini proses pembelajaran di DPD Pertuni Sumut masih menggunakan Braille konvensional yang dinilai belum sepenuhnya aksesibel bagi seluruh kalangan disabilitas netra.
“Titik-titik Braille yang kecil dan mudah aus sering kali sulit dirasakan, sehingga bacaan menjadi kurang akurat. IQRO Elektronik hadir dengan tombol taktil yang dilengkapi umpan balik suara interaktif, sehingga sesuai dengan huruf Braille yang diraba dan membantu memastikan ketepatan pelafalan,” ujarnya.
Dalam proses implementasi, tim juga didukung para relawan dari berbagai perguruan tinggi, yakni Awaluddin Harahap (Unimed), Rafi Arya Dipa Permana (Unimed), Melisa (Unimed), Arief (UMSU), Fadil (UMSU), dan Laila (UINSU) yang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Ke depan, Aldino menyampaikan pihaknya akan berupaya memperluas distribusi IQRO Elektronik ke berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Sekolah Luar Biasa (SLB), pesantren, sekolah inklusi, serta lembaga keagamaan seperti Kementerian Agama dan Baznas yang membutuhkan media pembelajaran Al-Qur’an dasar bagi penyandang disabilitas netra.
Diketahui, pengembangan IQRO Elektronik merupakan bagian dari program kompetisi sosial-preneurship berbasis teknologi digital yang diinisiasi oleh Telkom Indonesia dan Telkom University berkolaborasi dengan Danantara.
Program tersebut mewadahi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menciptakan proyek sosial berdampak berkelanjutan, mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), serta menerapkan keilmuan secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui inovasi ini, mahasiswa Unimed membuktikan bahwa kolaborasi teknologi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an yang lebih inklusif di Sumatera Utara. Iqronic Universitas Negeri Medan. Inovasi ini telah diuji coba dan diimplementasikan secara rutin sejak 22 Desember 2025 hingga 27 Februari 2026 di DPD Pertuni Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.
Hasil implementasi menunjukkan bahwa Buku Iqronic dan modulnya telah membantu sekitar 45 persen dari 150 kartu keluarga yang terdaftar di DPD Pertuni, atau sekitar 80 orang dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Materi pembelajaran disusun secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah Braille, harakat (fathah, kasrah, dhammah), mad dasar, sukun, tanwin, tasydid, hingga latihan penggalan ayat Al-Qur’an Braille.
Setiap tahap dirancang sistematis untuk memudahkan peserta sebelum melanjutkan ke mushaf Braille konvensional. Aldino selaku founder sekaligus ketua tim menjelaskan, selama ini proses pembelajaran di DPD Pertuni Sumut masih menggunakan Braille konvensional yang dinilai belum sepenuhnya aksesibel bagi seluruh kalangan disabilitas netra.
“Titik-titik Braille yang kecil dan mudah aus sering kali sulit dirasakan, sehingga bacaan menjadi kurang akurat. IQRO Elektronik hadir dengan tombol taktil yang dilengkapi umpan balik suara interaktif, sehingga sesuai dengan huruf Braille yang diraba dan membantu memastikan ketepatan pelafalan,” ujarnya.
Dalam proses implementasi, tim juga didukung para relawan dari berbagai perguruan tinggi, yakni Awaluddin Harahap (Unimed), Rafi Arya Dipa Permana (Unimed), Melisa (Unimed), Arief (UMSU), Fadil (UMSU), dan Laila (UINSU) yang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.
Ke depan, Aldino menyampaikan pihaknya akan berupaya memperluas distribusi IQRO Elektronik ke berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Sekolah Luar Biasa (SLB), pesantren, sekolah inklusi, serta lembaga keagamaan seperti Kementerian Agama dan Baznas yang membutuhkan media pembelajaran Al-Qur’an dasar bagi penyandang disabilitas netra. Diketahui, pengembangan IQRO Elektronik merupakan bagian dari program kompetisi sosial-preneurship berbasis teknologi digital yang diinisiasi oleh Telkom Indonesia dan Telkom University berkolaborasi dengan Danantara.
Program tersebut mewadahi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menciptakan proyek sosial berdampak berkelanjutan, mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), serta menerapkan keilmuan secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui inovasi ini, mahasiswa Unimed membuktikan bahwa kolaborasi teknologi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an yang lebih inklusif di Sumatera Utara. Mahasiswa Unimed Serahkan IQRO Elektronik Interaktif Ke DPD Pertuni Sumut Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) menyerahkan inovasi IQRO Elektronik Berbasis Taktil Elastomer dengan Umpan Balik Suara Interaktif kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pertuni Sumatera Utara sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembelajaran Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas netra.
Penyerahan dilakukan sebagai bagian dari komitmen mahasiswa dalam menghadirkan media pembelajaran yang lebih aksesibel dan interaktif. IQRO Elektronik dan modul pendampingnya merupakan alat bantu belajar Al-Qur’an Braille dasar yang dirancang untuk mempermudah proses membaca melalui perpaduan huruf Braille dan tombol taktil elastomer yang nyaman disentuh serta mampu mengeluarkan suara pelafalan saat ditekan. Inovasi ini diciptakan oleh Aldino sebagai ketua tim (PGSD 2022), Raudhatul Jannah (Pendidikan Bahasa Inggris 2022), Andira (Teknik Elektro 2023) dan dibimbingan oleh dosen Universitas Negeri Medan, Asna Istikmalatul Muktamaroh, M.Pd.
Selain itu program Iqronic juga dibantu oleh relawan dari berbagai universitas dimulai dari Awaluddin (Unimed), Rafi Arya Dipa Permana (Unimed), Melisa (Unimed), Laila (UINSU), Arie (UMSU), dan Fadil (Umsu) dalam proses pengembangan dan Implementasi di DPD PERTUNI SUMUT Ketua DPD Pertuni Sumatera Utara, Bapak Saiful Bakti Daulay, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa Universitas Negeri Medan atas kepedulian dan inovasi yang dihadirkan. Ia berharap media pembelajaran ini dapat membantu anggota Pertuni dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an Braille secara lebih efektif.
Dengan adanya umpan balik suara yang terintegrasi, pengguna dapat memastikan ketepatan bacaan sesuai dengan huruf Braille yang diraba. Selain itu, modul pendamping yang disertakan berfungsi sebagai panduan penggunaan sekaligus pendalaman materi agar proses pembelajaran berjalan sistematis dan berkelanjutan. Penyerahan IQRO Elektronik ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperluas akses literasi Al-Qur’an yang inklusif di Sumatera Utara, sekaligus mendorong lahirnya inovasi pendidikan berbasis teknologi yang berdampak sosial.
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

















































