Korban banjir bandang dan longsor Rizka Devina di lokasi hunian darurat di Bireuen, Minggu (1/3). Waspada.id/Fauzan
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BIREUEN (Waspada.id): Korban banjir bandang dan longsor di Gampoeng Pante Lhoeng, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, mengeluhkan kondisi hunian darurat yang terdesak dan tidak layak huni, tiga bulan pasca bencana melanda Sumatera.
Rizka Devina, salah satu korban, mengaku kehilangan semua harta benda hingga rumahnya dan meminta perhatian pemerintah agar mendapatkan hunian sementara layak sebelum bulan Ramadhan.
“Sekarang saya tidak mempunyai apa-apa lagi, jangankan rumah tinggalnya saja tidak ada lagi. Sekarang tinggal di hunian darurat yang hanya ada tripleks saja. Bila turun hujan, air mengendap di atas,” ujar Rizka Devina saat ditemui Minggu (1/3), saat kunjungan Anggota Komisi V DPR RI H Ruslan Daud (HRD) yang menyerap aspirasi masyarakat Aceh tahun 2026.

Rizka mengaku namanya sempat tercatat dalam pendataan korban, namun hilang setelah proses verifikasi padahal kondisinya sangat memprihatinkan.
“Kami sangat mengharapkan keadilan dari pemerintah. Hunian Sementara (Huntara) sangat kami butuhkan, tidak mungkin kita tinggal di sini tanpa tahu kapan akan selesai,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, HRD menampung seluruh keluhan para korban dan akan memperjuangkannya ke Kementerian Pekerjaan Umum terkait pembangunan Huntara.
Ia menegaskan, jika persyaratan administrasi dari warga dan keuchik dipenuhi, hunian sementara akan segera dibangun dan diharapkan bisa digunakan sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Insya Allah sebelum hari raya Idul Fitri, hunian sementara itu langsung dibangun dan sudah bisa ditempati,” tegasnya.
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda beberapa waktu lalu sempat menghantam Kabupaten Bireuen, menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.(Id73)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































