Bupati Batubara Baharuddin Siagian.
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BATUBARA (Waspada.id): Profesi konten kreator yang dianggarkan APBD sebesar Rp600 juta lebih untuk menjadi tim kreatif di Dinas Komunikasi Informasi Pemkab Batubara menjadi sorotan publik.
Dari informasi yang diterima, sebelumnya ada 22 tenaga kreator di Dinas Kominfo yang bekerja dilingkungan dinas tersebut, yang menyedot dana Rp770 juta pada tahun 2025.
Berbagai kalangan menilai janggal anggaran daerah digunakan untuk menggaji konten kreator, meskipun dikonten itu menampilkan kegiatan Bupati Batubara.
Menjawab masalah ini Kabid Informasi Komunikasi Publik. ( IKP) Rizki Harahap kepada Waspada.id, Rabu (17/3) mengatakan, mereka bukanlah konten kreator semata, tepatnya adalah tim kreatif, yang bertugas dari membuatkan rilis untuk publikasi, dokumentasi, membuat dan mengedit foto dan video serta kegiatan komunikasi publik pemerintah daerah, termasuk menjadi MC pada acara kegiatan kepala daerah dan wakil kepala daerah serta istri bupati di lapangan.
Tahun sebelumnya 22 orang yang tergabung dalam tim kreatif ini berstatus honorer. Namun karena perubahan aturan maka pengadaan tenaganya melalui pihak ketiga.
Perekrutan tim kreatif ini tidak melalui orang perorang, tetapi melalui vendor yang bernama Kontra.Id. Perusahaan vendor ini masuk setelah mengikuti lelang e- katalog.
“Sejak tahun 2026 ini enam orang sudah beralih jadi PPPK. Jadi sekarang tinggal 16 orang, sehingga anggarannya sekarang sekitar Rp600 juta pertahun,” terang Harahap.(id.43)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































