Konjen Huang He Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia–Tiongkok

2 hours ago 1
Medan

22 Januari 202622 Januari 2026

Konjen Huang He Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia–Tiongkok Konsul Jenderal Tiongkok di Medan, Huang He. Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id) – Konsul Jenderal Tiongkok di Medan, Huang He, menekankan pentingnya penguatan kerja sama Tiongkok–Indonesia di tengah dinamika geopolitik global, sekaligus mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi yang berimbang dan konstruktif kepada publik.

Hal tersebut disampaikan Huang He dalam diskusi bersama perwakilan media di wilayah kerja konsuler, Senin (19/1). Menurutnya, hubungan Tiongkok dan Indonesia memiliki fondasi politik yang kuat serta potensi besar untuk terus dikembangkan, khususnya di bidang perdagangan, investasi, dan pembangunan ekonomi.

Huang He menyampaikan apresiasi atas sikap konsisten Pemerintah Indonesia yang tetap berpegang pada prinsip satu Tiongkok, yang dinilainya menjadi dasar penting bagi stabilitas hubungan bilateral kedua negara.

Dalam konteks dinamika regional, Huang He kembali menegaskan posisi Pemerintah Tiongkok terkait Taiwan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayahnya. Ia menyebut isu tersebut sebagai urusan internal Tiongkok dan menolak segala bentuk campur tangan pihak luar karena berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

Selain membahas isu regional, Huang He menyoroti peluang kerja sama ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha Indonesia. Ia memaparkan kebijakan pemberlakuan sistem kepabeanan tertutup di Pelabuhan Bebas Hainan, yang menurutnya membuka peluang bagi produk Indonesia untuk masuk ke pasar Tiongkok dengan nilai tambah lebih tinggi.

Sebagai contoh, ia menyebut perusahaan sarang burung walet asal Indonesia yang dapat mengekspor bahan mentah ke Hainan untuk diproses dan dikemas sebelum dipasarkan secara luas di Tiongkok. Huang He berharap media dapat meningkatkan pemberitaan terkait kebijakan tersebut agar dunia usaha Indonesia dapat menangkap peluang kerja sama secara optimal.

Dalam diskusi tersebut, Huang He juga menyinggung dinamika hubungan internasional, termasuk perang tarif yang diprakarsai Amerika Serikat. Ia menilai kebijakan tersebut tidak menguntungkan pihak mana pun dan justru merusak tatanan perdagangan global yang adil dan terbuka.

Menurutnya, sebagai dua negara besar dan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Tiongkok dan Amerika Serikat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga stabilitas global. Ia menegaskan pentingnya prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, serta kerja sama yang saling menguntungkan dalam menghadapi tantangan global.

Huang He menutup pertemuan dengan menegaskan bahwa Pemerintah Tiongkok tidak menetapkan prasyarat apa pun dalam kerja sama dengan Indonesia dan akan terus mendukung pembangunan serta pengembangan Indonesia di berbagai sektor. (rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |