Kemenag Rayakan HAB ke-80 Secara Sederhana, Dana Dialihkan untuk Korban Bencana

1 day ago 7
Nusantara

5 Januari 20265 Januari 2026

Kemenag Rayakan HAB ke-80 Secara Sederhana, Dana Dialihkan untuk Korban Bencana Menteri Agama Nasaruddin Umar didampingi Wamenag Romo Muhammad Syafi'i, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin dan segenap jajarannya mengatakan, rangkaian peringatan HAB ke-80 telah berlangsung selama hampir dua bulan dan ditutup dengan tasyakuran sederhana. Dana yang semestinya digunakan untuk kegiatan seremonial dialihkan untuk bantuan kemanusiaan.

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

JAKARTA (Waspada): Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Tahun 2026 secara sederhana di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta, Senin (5/1/2026). Kesederhanaan peringatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera.


Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, rangkaian peringatan HAB ke-80 telah berlangsung selama hampir dua bulan dan ditutup dengan tasyakuran sederhana. Dana yang semestinya digunakan untuk kegiatan seremonial dialihkan untuk bantuan kemanusiaan.
“Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah mengalami musibah. Dana yang tersedia kami konsentrasikan untuk membantu masyarakat terdampak,” ujar Menag.
Menag menjelaskan, terdapat hikmah dari pelaksanaan HAB ke-80 yang sederhana. Sejumlah program Kemenag yang sempat tertunda pencairan anggarannya memperoleh izin relokasi sehingga dapat dialokasikan untuk bantuan kemanusiaan.
“Dari situ kami bisa menyalurkan bantuan dengan nilai yang cukup signifikan. Ke depan, kami berharap Kementerian Agama semakin cerah dan mampu mencerahkan kehidupan masyarakat dan bangsa,” katanya.

Bantuan untuk wilayah Sumatera bersumber dari APBN Kementerian Agama serta sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Zakat (FOZ), POROZ, serta lembaga-lembaga di bawah koordinasi Kemenag, termasuk masjid-masjid dan Masjid Istiqlal.

Hingga saat ini, Kemenag telah menyalurkan bantuan sekitar Rp66,47 miliar dari APBN. Selain itu, terdapat bantuan Kemenag Peduli yang berasal dari donasi ASN Kemenag dan masyarakat. Total bantuan yang dialokasikan mencapai sekitar Rp155 miliar.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan. Sejumlah wilayah sebelumnya masih tergenang air dan infrastruktur terputus akibat bencana.

“Alhamdulillah, sebagian besar jembatan sudah tersambung sehingga renovasi rumah ibadah, madrasah, dan pondok pesantren dapat dilanjutkan,” jelas Menag.

Dana bantuan tersebut ditargetkan untuk pemulihan 1.137 masjid, 500 madrasah, 357 pesantren, 13 perguruan tinggi keagamaan Islam, serta bantuan bagi 11.202 guru madrasah, 1.122 tenaga kependidikan, dan 112.964 siswa madrasah.

Adapun realisasi hingga kini meliputi pemulihan 935 masjid, penyaluran 9.000 mushaf Al-Qur’an, kesiapan 435 madrasah untuk kembali melaksanakan pembelajaran, serta distribusi 5.886 paket sarana pembelajaran, 6.410 paket alat kebersihan, dan 792 paket peralatan darurat.

Menag juga mengapresiasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag yang menggelar donor darah dalam rangkaian HAB ke-80 dan berhasil mengumpulkan hampir 300 kantong darah.

“Kegiatan ini sangat membantu, terutama karena stok darah di PMI dan rumah sakit sering menipis menjelang dan saat Ramadan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Menag mengajak seluruh jajaran Kemenag mensyukuri perjalanan delapan dekade Kementerian Agama. Menurutnya, usia 80 tahun sarat pengalaman dan prestasi, namun juga menjadi pengingat agar tidak larut dalam kebanggaan.

“Indeks kerukunan umat beragama yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia patut disyukuri. Namun, setiap capaian adalah amanah yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.

Tasyakuran HAB ke-80 dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Agama periode 2019–2024 Zainut Tauhid Sa’adi, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, Penasihat DWP Kemenag Helmi Nasaruddin Umar, jajaran pejabat eselon I dan II, serta tokoh lintas agama.(id11)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |