Ukuran Font
Kecil Besar
14px
SIMALUNGUN (Waspada.id): “Pangkat naik, semangat mengayomi juga harus naik!” ujar Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., saat memimpin upacara kenaikan pangkat 49 personel periode 1 Januari 2026 di Lapangan Apel Mapolres Simalungun, Jumat (2/1/2026) pagi. Dalam amanatnya, ia menekankan esensi kenaikan pangkat adalah meningkatkan kemampuan mengayomi masyarakat dengan hati yang lebih tulus.
Kabag SDM Polres Simalungun Kompol Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., yang dikonfirmasi, menjelaskan filosofi pengayoman sebagai pesan utama acara ini. “Ini adalah pesan paling penting dari Pak Kapolres: dengan pangkat yang lebih tinggi, tugas mengayomi masyarakat harus lebih kuat! Polri bukan penguasa yang harus ditakuti, tapi pengayom yang harus dipercaya. Higher rank means greater responsibility to protect and serve the people!” ujarnya dengan semangat.

Upacara yang dihadiri jajaran pimpinan Polres Simalungun diawali doa bersama. “Pak Kapolres membuka dengan sangat spiritual: ‘Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.’ Ini mengingatkan bahwa menjadi pengayom masyarakat adalah calling, bukan sekadar profesi. It’s a sacred duty!” ungkap Kompol Manaek.
Kehadiran Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang beserta pengurus menjadi daya dukung spesial. “Kehadiran Ibu Bhayangkari sangat symbolic! Behind every police officer who protects the people, ada keluarga yang juga berkorban dan mendukung. Pengayoman bukan hanya tugas personel, tapi juga pengorbanan keluarga!” ucapnya dengan apresiasi.
Kapolres menegaskan kenaikan pangkat sebagai penghargaan atas dedikasi personel. “Pak Kapolres tegas: ‘Kenaikan pangkat ini adalah wujud penghargaan (reward) dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi kerja yang telah Saudara berikan dalam melayani dan mengayomi masyarakat!’ Ini adalah recognition untuk those who serve with their hearts!” jelas Kompol Manaek.

Ia juga mengingatkan agar kenaikan pangkat menjadi motivasi kerja lebih profesional. “Pak Kapolres berpesan: ‘Dengan pangkat yang baru, tanggung jawab dan beban kerja Saudara juga semakin meningkat. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih profesional dan melayani masyarakat dengan hati tulus!’ Kata kunci: HATI TULUS—ini adalah essence of being a true public servant!” ujarnya dengan penekanan.
Selain itu, Kapolres mengajak untuk bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga serta semua pihak yang mendukung. “Pak Kapolres menekankan: ‘Tidak lupa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan rekan Saudara. Apapun yang kita kerjakan tidak akan berhasil tanpa ridho-Nya dan dukungan dari semua pihak!’ Gratitude is the foundation of true service!” ungkapnya.
Secara khusus, Kapolres memberikan apresiasi kepada personel yang mengamankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Pak Kapolres bilang: ‘Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026!’ Ini adalah recognition untuk personel yang telah menjadi pengayom sejati saat masyarakat merayakan hari besar mereka!” jelas Kompol Manaek.

Ia menambahkan bahwa meskipun tugas tidak ringan, situasi kamtibmas tetap kondusif. “Pak Kapolres menyampaikan: ‘Tugas pengamanan yang telah kita laksanakan tidaklah ringan. Namun, berkat kerja keras, kesiapsiagaan, dan kehadiran rekan-rekan di pos-pos pengamanan, situasi kamtibmas tetap kondusif!’ This is what it means to be the guardian of the people!” ujarnya dengan bangga.
“Pak Kapolres menegaskan: ‘Masyarakat telah merasakan kehadiran Polri di tengah-tengah mereka, baik dalam mengatur lalu lintas maupun memberikan rasa aman saat ibadah Natal berlangsung. Ini adalah bukti nyata pengabdian kita!’ When people feel safe, when they feel protected—that’s when we know we’ve succeeded as pengayom!” tambahnya dengan emosi.
Menatap tahun 2026, Kapolres memberikan arahan agar personel menjaga kesehatan dan meningkatkan sinergitas. “Pak Kapolres berpesan: ‘Memasuki tahun baru 2026, tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks. Tetap jaga kesehatan, tingkatkan kewaspadaan, dan pertahankan sinergitas!’ To be an effective pengayom, you need to be healthy, alert, and collaborative!” ujar Kompol Manaek.

Amanat ditutup dengan doa tulus. “Pak Kapolres menutup dengan doa yang sangat touching: ‘Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan bimbingan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, nusa, dan bangsa!’ This is a prayer for strength to continue being the guardian and protector of our people!” ungkapnya.
Kompol Manaek menutup dengan pesan inspiratif: “Selamat kepada 49 personel yang naik pangkat! Remember this forever: you are not just police officers—you are PENGAYOM, guardians and protectors of the people. With your new rank comes greater responsibility to protect, to serve, to care for the people of Simalungun. Mari kita jadikan 2026 sebagai tahun di mana kita menjadi pengayom sejati yang dicintai, dipercaya, dan dihormati masyarakat. Bukan karena pangkat kita, tapi karena hati tulus kita dalam melayani! Tetap jadi pengayom, terus mengabdi untuk nusa dan bangsa!” Pesannya disambut standing ovation dari para personel. [***]
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































