Gerakan Pangaan Murah yang digelar Pemko Padangsidimpuan Bank Indonesia dan Perum Bulog di pusat Kota Padangsidimpuan, Senin (2/3/2026).Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan bersama Bank Indonesia dan Perum Bulog gelar Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, Senin (2/3/2026)
Kegiatan yang berlangsung di pelataran Alaman Bolak Padang Nadimpu yang terletak dijantung Kota Padangsidimpuan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mengendalikan inflasi daerah serta menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan jelang Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Gerakan Pangan Murah yang menghadirkan berbagai komoditas di bawah harga pasar seperti Minyakita Rp15.700 per liter, beras SPHP Rp59.000 per sak, gula pasir Rp17.000 per kilogram, telur ayam harga peternak, tepung terigu Rp8.000 per kilogram.
Sekda Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, bersama Pimpinan Bank Indonesia, Perum Bulog dan Tim TPID Padangsidimpuan foto bersama di depan stand Gerakan Pangaan Murah, pusat Kota Padangsidimpuan, Senin (2/3/2026). Waspada.id/IstKemudian tepung beras Rp7.500 per bungkus, ikan sarden Rp8.500 per kaleng, bawang merah Rp34.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000 per kilogram, sirup Kurnia Rp22.500 per botol, cabai merah harga petani, serta sirup Pohon Pinang Rp20.000 per botol.
Sekda Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, mengaatakan, Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
“Melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Perum Bulog serta seluruh stakeholder, kita berupaya memastikan pasokan tetap tersedia dan harga tetap stabil. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ucapnya.
Meski harganya dibawah harga pasar, ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan serta tidak melakukan penimbunan barang.“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying, karena stok kita aman dan terjamin,” ujar Sekda.

Kepala Perum Bulog KC Padangsidimpuan Dido PS, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi bersama TPID guna memastikan kelancaran distribusi serta menjaga stabilitas harga komoditas strategis di Kota Padangsidimpuan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Padangsidimpuan, Ir. Chairun Nisa Daulay, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah akan kembali digelar dua kali selama bulan Ramadan yakni di Pasar Saroha Padangmatinggi dan Alaman Bolak, sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini turut dipantau Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. setdako Padangsidimpuan, Rahuddin Harahap, SH, MH, instansi terkait dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padangsidimpuan.(id46)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































