Pekerja menyelamatkan diri pasca kilang minyak terbesar Arab Saudi, Aramco diserang.tangkapan layar
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
JAKARTA (Waspada.id): Iran menyebut kilang minyak terbesar di Timur Tengah milik perusahaan Arab Saudi Aramco, diserang oleh drone-drone Israel.
Iran menuduh Israel sengaja menargetkan kilang minyak Aramco sebagai bagian dari operasi ‘false flag’ sehingga Saudi akan bereaksi untuk menyerang Iran.
Operasi ‘false flag’ merupakan serangan yang dilakukan oleh kubu sendiri dengan maksud menuding pihak musuh.
Kantor berita Iran Tasnim mengutip pernyataan salah satu pejabat militer Iran mengenai ulah Israel terhadap kilang minyak Saudi.
“Serangan ke Aramco merupakan operasi ‘false flag’ Israel. Tujuannya adalah untuk mengalihkan negara-negara kawasan dari kejahatan mereka menyerang lokasi-lokasi sipil di Iran,” kata pejabat militer Iran yang memilih anonim tersebut.
“Iran telah secara gamblang mengumumkan bahwa mereka akan menargetkan semua kepentingan, instalasi, dan fasilitas Amerika dan Israel di kawasan itu, dan telah menyerang banyak di antaranya sejauh ini, tetapi fasilitas Aramco belum termasuk di antara target serangan Iran sejauh ini,” kata sumber tersebut kepada Tasnim, dikutip dari Middle East Monitor.
Sebelumnya Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Revanchi yang menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak menargetkan kilang minyak di negara-negara Timteng.
“Kami tidak bertanggung jawab atas (serangan) itu. Kami sudah menghubungi Saudi. Kami membahas isu ini dan bahwa Iran tidak bertanggung jawab atas serangan terhadap penyulingan minyak di Arab Saudi,” ujar Takht-Revanchi menjawab pertanyaan jurnalis CNN soal tuduhan bahwa Iran menyerang fasilitas minyak di Timteng.
“Kami sudah secara resmi telah mengumumkan bahwa (fasilitas minyak) itu bukan target angkatan bersenjata Iran,” ia menambahkan.
Ras Tanura, yang terletak di pantai timur Arab Saudi di sepanjang Teluk Persia, berfungsi sebagai salah satu pusat penyulingan dan ekspor minyak utama kerajaan.(cnni)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































