IHSG, Emas Dan Rupiah Terkoreksi Bersamaan

21 hours ago 5
Ekonomi

8 Januari 20268 Januari 2026

IHSG, Emas Dan Rupiah Terkoreksi Bersamaan

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id): Index Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2026) ditutup melemah 0.22% ke level 8.925,471. IHSG berbalik melemah setelah sempat menembus level psikologis 9.000 atau tepatnya di level 9.002.

Pengamat Pasar Keuangan Sumut, Gunawan Benjamin menyebutkan, IHSG dilanda aksi profit taking dan gagal menutup perdagangannya untuk menembus level psikologis 9.000. Sejumlah emiten yang turut mendorong pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini diantaranya adalah NCKL, INCO, ANTM, TINS dan BUMI.

“Saham-saham sektor energi menjadi emiten yang paling besar mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini,” ujar Gunawan, Kamis sore.

Menurutnya, koreksi yang terjadi pada perdagangan hari ini tidak terlepas dari memburuknya mayoritas bursa saham yang ada di Kawasan Asia. Ditambah lagi kinerja Rupiah yang ditutup melemah ke level 16.785 per US Dolar.

“Koreksi yang dialami Rupiah justru terjadi di saat cadangan devisa alami peningkatan menjadi 156.5 milyar Dolar pada bulan Desember 2025,” ujarnya.

Gunawan menilai, tekanan yang dialami pasar keuangan lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen regional yang memburuk. Geopolitik masih menjadi isu utama terkoreksinya kinerja pasar keuangan di tanah air sejauh ini. Rilis data ekonomi yang semestinya menjadi rujukan investasi tidak memberikan pengaruh besar terhadap kinerja pasar keuangan secara keseluruhan.

Pelaku pasar masih terus memantau situasi politik dunia, yang belakangan kian memperburuk ketidakpastian ekonomi di masa mendatang.

Selain IHSG dan Rupiah yang mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, harga emas juga terpantau turun di kisaran level $4.420 per ons troy.

“Harga emas sejauh ini masih ditransaksikan di kisaran harga 2.39 juta per gram nya. Dan secara fundamental harga emas masih berpeluang menguat dalam jangka pendek,” pungkasnya. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |