Harga Sejumlah Kebutuhan Pangan Di Sumut Stabil Jelang Ramadhan, Ayam Masih Volatile

3 hours ago 3
Ekonomi

16 Februari 202616 Februari 2026

Harga Sejumlah Kebutuhan Pangan Di Sumut Stabil Jelang Ramadhan, Ayam Masih Volatile

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id): Harga sejumlah kebutuhan pokok di Sumatera Utara (Sumut) pada awal pekan atau sekitar tiga hari jelang Ramadhan terpantau relatif stabil, meski sebagian komoditas masih bertahan di level tinggi.

Ketua Tim Pemantau Harga Kebutuhan Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, mengatakan, salah satu komoditas yang menjadi sorotan masyarakat adalah daging ayam potong yang di sejumlah unggahan media sosial disebut telah menembus Rp50 ribu per kilogram.

“Namun di pasar tradisional Kota Medan, harga ayam potong sejauh ini masih bergerak dalam rentang Rp39 ribu hingga Rp41-42 ribu per kilogram. Memang ada perbedaan harga antar pasar,” ujarnya, Senin (16/2).

Menurutnya, harga daging ayam saat ini bergerak cukup volatile dan lebih didominasi oleh lonjakan permintaan. Berdasarkan perhitungan yang dilakukannya, peningkatan pasokan dalam sepekan jelang Ramadhan masih di bawah 12 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

“Sehingga dugaan awal mengarah pada kemungkinan demand atau permintaan yang lebih tinggi dari persediaan yang ada,” katanya.

Sementara itu, harga daging sapi masih diperdagangkan stabil di kisaran Rp135 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram. Gunawan menjelaskan, pada tahun ini permintaan daging sapi dari peternak mengalami kenaikan cukup tajam, bahkan pemotongan dalam jumlah besar telah berlangsung sejak Jumat dan diproyeksikan berlanjut hingga Selasa.

Ia menambahkan, pascabencana besar yang melanda wilayah Sumut dan Aceh pada akhir November lalu, permintaan daging sapi ke wilayah Aceh meningkat signifikan akibat penurunan populasi ternak.

“Tarikan permintaan daging sapi diproyeksikan bisa mencapai lebih dari 35 persen di Sumut selama satu minggu jelang Ramadhan dibandingkan pekan normal,” jelasnya.

Untuk komoditas lainnya, harga cabai merah saat ini berada di kisaran Rp32 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram. Cabai rawit sekitar Rp32 ribu per kilogram, cabai hijau turun tajam menjadi sekitar Rp15 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp25 ribu, sedangkan cabai caplak berada di kisaran Rp57 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

Adapun harga bawang merah, bawang putih, minyak goreng curah, gula pasir, serta telur ayam masih terpantau stabil.
Gunawan menilai, sejauh ini belum terlihat adanya potensi gangguan besar yang dapat memicu gejolak harga menjelang Ramadhan. Kenaikan sejumlah komoditas masih mencerminkan kondisi fundamental di tingkat produsen.

“Dari penelusuran yang saya lakukan, belum terlihat adanya dugaan penyimpangan harga akibat permainan spekulan. Harga di level produsen ditambah biaya distribusi hingga ke konsumen masih menunjukkan pola distribusi yang normal,” tegasnya.

Ia menambahkan, tingginya variasi harga ayam di pasar juga dipengaruhi oleh tingginya konsumsi masyarakat, mengingat ayam masih menjadi menu favorit menjelang Ramadhan, termasuk untuk program makan bergizi gratis (MBG).

“Tarikan demand bisa melampaui pasokan yang mampu dihasilkan produsen. Jika pemerintah tetap menjadikan ayam sebagai menu MBG selama Ramadhan, maka harga daging ayam berpotensi bertahan di level saat ini sebelum kembali ke harga normal,” pungkasnya. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |