Harga Perak Bangkit Ke Zona Hijau

6 hours ago 1
Ekonomi

10 Maret 202610 Maret 2026

Harga Perak Bangkit Ke Zona Hijau

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

JAKARTA (Waspada.id): Harga perak dunia kembali menunjukkan penguatan dan masuk ke zona hijau pada perdagangan Selasa (10/3/2026), setelah sebelumnya sempat terkoreksi tajam.

Berdasarkan data dari laman Kitco, harga perak melonjak sekitar 2,66% menjadi US$ 89,21 per troy ons pada penutupan perdagangan Senin malam (9/3) waktu Amerika Serikat. Kenaikan ini terjadi setelah sehari sebelumnya harga perak sempat tertekan cukup dalam.

Pada Minggu malam (8/3), harga logam mulia tersebut tercatat turun sekitar 4,02% ke level US$ 80,96 per troy ons.

Pergerakan harga perak saat ini masih sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global, khususnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di kawasan Timur Tengah yang telah berlangsung selama sepekan terakhir.

Situasi semakin memanas setelah muncul sinyal dari Amerika Serikat dan Iran terkait kemungkinan terjadinya serangan darat. Ketegangan ini mendorong pelaku pasar kembali melirik aset safe haven, termasuk logam mulia seperti perak.

Meski demikian, analis dari Heraeus menilai bahwa koreksi harga perak yang sempat terjadi sebelumnya dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) setelah logam tersebut sempat melonjak ke level tertinggi.

“Harga perak awalnya naik sebagai respons terhadap dimulainya perang di Timur Tengah. Namun, seperti emas, lonjakan ke level rekor juga memicu investor untuk mengurangi eksposur dan merealisasikan keuntungan, terlebih kepemilikan ETF juga mengalami penurunan,” ujar analis Heraeus.

Ke depan, analis memproyeksikan harga perak masih berpotensi mengalami tekanan dalam jangka pendek.

Mereka menyebut harga perak telah turun di bawah level korektifnya, yang mengindikasikan peluang pelemahan lanjutan. Level support awal diperkirakan berada di kisaran US$ 78 per troy ons, dengan support berikutnya di area US$ 64 per troy ons yang merupakan titik terendah pada awal Februari lalu. (invid)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |