Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kupak-Kapik, Orang Tua Siswa Kecewa Tak Direspon Pemkab Madina

4 hours ago 1
Sumut

18 Maret 202618 Maret 2026

Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kupak-Kapik, Orang Tua Siswa Kecewa Tak Direspon Pemkab Madina

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

LUMBAN DOLOK (Waspada.id): Kondisi gedung SD Negeri (SDN) 029 Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memprihatinkan karena kondisinya yang kupak-kapik dan belum mendapatkan perhatian dari Bupati serta DPRD Madina. Hal ini disampaikan oleh orang tua siswa, Marga Nasution, saat diwawancarai di Desa Lumban Dolok, Selasa (17/03).

Nasution mengungkapkan bahwa permohonan rehabilitasi gedung sekolah tersebut telah diusulkan setiap tahun, baik melalui DPRD, proposal kepada Bupati, maupun Dinas Pendidikan Madina. Namun, hingga saat ini, tidak ada respon yang diberikan oleh pihak Bupati Madina.

Padahal, pihak Dinas Pendidikan Madina sudah beberapa kali meninjau lokasi sekolah tersebut. Selain itu, Desa Lumban Dolok juga merupakan tempat asal tokoh nasional, Komjen (Purn) Saud Usman Nasution, yang juga dikenal sebagai tokoh pejuang pendirian STAIN Mandailing Natal.

Selain tokoh nasional tersebut, daerah ini juga melahirkan berbagai tokoh lainnya, seperti mantan Ketua KNPI Tapsel dan mantan Anggota DPRD Ali Rahman Nasution, Bahri Hasibuan yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Madina beberapa kali, Ketua KADIN dan anggota DPRD Madina Bahran Daulay, serta Ketua PWI Madina dua periode dan Dosen STAIN Madina Ridwan Lubis.

Menurut Nasution, seharusnya Kepala Dinas Pendidikan dan Bupati Madina menghargai keberadaan tokoh-tokoh tersebut sehingga kondisi gedung SDN 029 tidak dibiarkan kupak-kapik.

“Kami selaku orang tua siswa, menangis melihat gedung SDN tersebut, sebab tidak mereka hargai tokoh nasional kita. Sementara itu, sekolah SDN di daerah lain yang kondisinya masih bagus justru sudah diperbaiki,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sementara Kepala SDN 029 Lumban Dolok, Tuty Khairani Pulungan, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan bahwa banyak bagian gedung sekolahnya yang mengalami kerusakan. “Itulah kenyataannya, usulan sudah sering diajukan, tetapi belum ada anggaran yang disediakan untuk perbaikan,” ungkapnya.

Di sisi lain, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai hal ini, baik Koordinator Wilayah (Koorwil) Pendidikan Siabu maupun Plt. Kepala Dinas Pendidikan Madina, dr. M. Faizal Situmorang, memilih untuk bungkam dan tidak memberikan jawaban apapun. (id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |