Dosen dan mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra (Unsma) saat melaksanakan kegiatan PKM Tanggap Bencana di Dusun Perantauan, Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (12/3/2026).Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
ACEH TAMIANG (Waspada.id): Dosen dan mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra (Unsam) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Bencana di Dusun Perantauan, Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Pengajian, Kamis (12/03/2026) tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan didanai melalui DIPA Universitas Samudra.

Tim PKM dipimpin Misdi, S.Hut., M.Si bersama mahasiswa Vanny Rizky Amelia, Jepani Elkanalya Ginting, dan Widya Devina Lumban Gaol kepada wartawan, Rabu (18/03/2026) mengatakan, Dusun Perantauan menjadi salah satu wilayah yang terdampak banjir cukup parah beberapa waktu lalu. Ketinggian air dilaporkan mencapai 3 hingga 6 meter, mengakibatkan banyak rumah warga rusak serta harta benda hanyut terbawa arus.
“Sebanyak 40 warga mengikuti kegiatan tersebut. Selain penyaluran bantuan berupa paket sembako, tim juga memberikan edukasi terkait pemanfaatan lahan pascabanjir,” sebutnya.
Sekretaris Desa Tualang Baro, Edi Saputra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepedulian civitas akademika UNSAM terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran para dosen dan mahasiswa Biologi dari Unsam. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pascabanjir,” ujarnya.
Dijelaskan Ketua tim PKM, Misdi, S.Hut., M.Si, bahwa selain bantuan logistik, pihaknya juga mendorong pemulihan berbasis lingkungan.

“Lahan yang terdampak banjir memang banyak mengalami kerusakan. Namun, kami mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan lahan sekitar dengan menanam tanaman pangan dan obat-obatan. Ini bisa menjadi solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan sayur dan herbal secara mandiri,” jelasnya kepada wartawan.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis paket sembako oleh ketua tim kepada Kepala Dusun Perantauan, sebelum kemudian didistribusikan kepada seluruh warga. Suasana haru dan antusias terlihat saat warga menerima bantuan tersebut.
Kepala Dusun Perantauan, Abdur Rahman menyampaikan rasa syukur dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Harapannya, program seperti ini bisa terus berlanjut, dan silaturahmi antara masyarakat dan pihak kampus tetap terjaga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat terdampak banjir, tetapi juga mendorong kemandirian warga dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.(Id74)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































