Bus kontra betor di Sidimpuan, 1 tewas 1 luka. (Waspada.id/ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Seorang mahasiswa warga Mosa, Desa Gunung Baringin, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Abdi Nusantara Harahap, 21, tewas dalam insiden kecelakaan lalulintas antara bus dengan becak barang bermotor di Jalinsum Sihitang, Kota Padangsidimpuan, Kamis (2/4/2026) sekira pukul 21:00 WIB.
Sedangkan temannya yang berada di bak gandeng betor tersebut, Farel Octavianus Sitorus, 15, warga Kelurahan Sidangkal, Kota Padangsidimpuan, mengalami luka ringan.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna melalui Kasi Humas AKP Kenborn Sinaga mengatakan, lakalantas tersebut menimbulkan korban satu tewas dan satu luka.
Peristiwa berawal dari Abdi dan Farel yang mengendarai becak gandeng kereta Vixion BK 4222 AMZ datang dari arah pusat kota menuju Pijorkoling. Setelah jembatan Sihitang dan di tanjakan menikung kedua, mereka memotong kendaraan di depannya sehingga agak ke kanan jalan.

Pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang bus PT. ALS dengan kecepatan yang maksimum. Saat berhadapan di jalan menurun dan menikung kedua pengemudi saling berupaya menghindari tabrakan
Namun karena jalan kecil, menikung, menurun dan badan bus yang panjang, akhirnya betor tersebut bertabrakan dengan bagian tengah bus. Becak ringsek dan pengemudinya berada di bawah kolong bus dengan kepala dilindas roda bus ALS nomor 64 dengan nopol BK 7815 LG.

Pengendara betor tewas di tempat dan butuh waktu hampir dua jam untuk mengevakuasi mayatnya dari kolong bus. Sedangkan rekannya luka ringan, dan sama÷sama dibawa ke RSUD Padangsidimpuan. (Id45)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































