Bupati Safaruddin Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

3 hours ago 2
Aceh

12 Maret 202612 Maret 2026

Bupati Safaruddin Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 Bupati Safaruddin, didampingi Kapolres Abdya Agus Sulistianto, serta Dandim 0110/Abdya Rana Mega Al-Amin, saat cek pasukan, dalam apel gabungan gelar pasukan operasi Ketupat Seulawah 2026, dihalaman Mapolres Abdya. Kamis (12/3).Waspada.id/Syafrizal 

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BLANGPIDIE (Waspada.id): Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin, memimpin apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, melalui Operasi Ketupat Seulawah 2026, di halaman Polres Aceh Barat Daya, Kamis (12/3).

Apel tersebut menjadi tanda dimulainya kesiapan aparat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, selama periode Ramadan hingga arus mudik dan arus balik Lebaran, di wilayah Abdya. 

Dalam kegiatan itu, Safaruddin didampingi Kapolres Abdya Agus Sulistianto, serta Dandim 0110/Abdya Rana Mega Al-Amin. Apel diikuti oleh personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, Pramuka, serta unsur terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Safaruddin membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir, kesiapan pelaksanaan operasi pengamanan Idul Fitri.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan, yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. “Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, baik dari aspek personel, sarana dan prasarana, maupun keterlibatan unsur terkait seperti TNI, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Safaruddin saat membacakan amanat Kapolri.

Kapolri juga menekankan bahwa, Idul Fitri merupakan momentum penting yang selalu dinantikan masyarakat, untuk berkumpul bersama keluarga melalui tradisi mudik. Karena itu, seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan diminta memberikan pelayanan terbaik guna menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik.

Selain itu, aparat keamanan diminta mampu mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, yang mungkin terjadi selama periode Lebaran, seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga kemungkinan terjadinya bencana alam.

Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya guna memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan optimal.

Personel di lapangan diminta mengedepankan langkah preemtif dan preventif, serta melakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional. Di saat yang sama, pelayanan kepada masyarakat harus tetap dilakukan secara humanis sehingga kehadiran aparat benar-benar dirasakan manfaatnya.

Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 dan berharap seluruh rangkaian pengamanan Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. “Selamat bertugas dan tetap semangat. Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai ladang ibadah dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” demikian pesan Kapolri yang dibacakan Safaruddin.

Apel gelar pasukan ini sekaligus menandai dimulainya kesiapan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya selama masa mudik hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.(id82)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |