Bukan Lagi Sekolah Alternatif, 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan

2 hours ago 1
Pendidikan

17 Februari 202617 Februari 2026

Bukan Lagi Sekolah Alternatif, 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, saat meninjau langsung pelaksanaan CBT di MAN 1 Surakarta dan MTsN Surakarta 1.

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

JAKARTA (Waspada.id): Tren minat pelajar menempuh pendidikan di madrasah unggulan menunjukkan lonjakan signifikan. Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) Madrasah Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027 resmi mencatat sebanyak 36.973 pendaftar hingga penutupan masa registrasi.

​Penerapan sistem digital sepenuhnya tahun ini menunjukkan efisiensi tinggi. Data Kemenag mengonfirmasi bahwa seluruh peserta telah menuntaskan unggah berkas daring tanpa ada dokumen yang tertinggal di status draft.

​Dari total puluhan ribu pendaftar, mayoritas siswa memilih jalur kompetisi terbuka:
​Jalur Tes: 36.126 pendaftar.
​Jalur Prestasi: 404 pendaftar.

​Seleksi berbasis Computer Based Test (CBT) ini dilaksanakan serentak selama dua hari, Sabtu-Minggu (14-15 Februari 2026), di berbagai titik lokasi di Indonesia.

​Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, saat meninjau langsung pelaksanaan CBT di MAN 1 Surakarta dan MTsN Surakarta 1, menegaskan pergeseran paradigma masyarakat terhadap madrasah.

​”Madrasah saat ini tidak lagi menjadi alternatif, tetapi sudah menjadi pilihan utama. Kepercayaan publik/masyarakat terhadap kualitas pendidikan madrasah unggulan terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Amien.

​Beliau juga menekankan pentingnya integritas dalam seleksi ini. Menurutnya, madrasah dirancang untuk mencetak generasi yang unggul secara IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) namun tetap kokoh dalam IMTAK (Iman dan Takwa).

​Senada dengan hal tersebut, Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, menjamin bahwa seluruh proses seleksi—baik jalur prestasi maupun CBT—berjalan secara transparan melalui sistem digital terintegrasi.

​Nyayu menambahkan bahwa keunggulan kompetitif madrasah terletak pada nilai tambah berupa pendidikan akhlak dan pendalaman agama yang menjadi modal kuat pembangunan bangsa.

​Tingginha jumlah pendaftar tahun 2026 ini kian memperkokoh posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang seimbang antara capaian akademik dan pembentukan karakter mulia.

Berikut Statistik Seleksi MAN Unggulan tahun 2026:
Stastistik Lokasi CBT:
214 Lokasi Test.

Statistik Asal Peserta:
a. 3.457 Siswa SMP Negeri
b. 9.811 Siswa SMP Swasta
c. 5.602 Siswa MTs Swasta
d. 18.013 Siswa MTs Negeri

Gender Peserta:
a. 14.750 Laki-laki
b. 22.223 Perempuan

Jumlah Pendaftar terbanyak MAN IC:
a. 6679 MAN IC Kota Pekalongan
b. 3844 MAN IC Serpong
c. 1964 MAN IC Ogan Komering Ilir

Jumlah Pendaftar Terbanyak MAN PK:
a. 2003 MAN PK Solo
b. 905 MAN PK Yogyakarta
c. 431 MAN PK Kota Padang Panjang

Jumlah Pendaftar Terbanyak MA Kejuruan Negeri:
a. 346 MAKN Ende NTT
b. 184 MAKN Bolaangmondow
c. 94 MAKN Seram Bagian Timur

Jumlah Pendaftar Terbanyak MAN Program Unggulan Nasional:
a. 1675 MAN 2 Kota Malang
c. 1422 MAN 4 Jakarta Selatan
d. 1061 MAN 2 Kudus Jawa Tengah

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |