BNPB RI Salurkan Bantuan Perbaikan 1.275 Rumah Korban Banjir di Lhokseumawe

4 hours ago 2
Aceh

13 Februari 202613 Februari 2026

BNPB RI Salurkan Bantuan Perbaikan 1.275 Rumah Korban Banjir di Lhokseumawe Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto secara simbolis serahkan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Sinyar Tahap I itu di kantor wali kota setempat, Jumat (13/2).Waspada.id/Zainuddin Abdullah

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI menyalurkan bantuan dana perbaikan 1.275 unit rumah korban banjir berlangsung secara serentak di halaman kantor Wali Kota Lhokseumawe, Jumat (13/2).

Penyerahan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Sinyar Tahap I itu, diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem beberapa waktu lalu, yang menyebabkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan, bahkan sebagian warga harus kehilangan tempat tinggalnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI dan Pemerintah Pusat atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kota Lhokseumawe.

Karena pemerintah pusat dalam hal ini BNPB yang telah bergerak sangat cepat, sangat tanggap dalam penanggulangan bencana, khususnya untuk Kota Lhokseumawe.

“Hari ini kita saksikan sendiri bahwa Kota Lhokseumawe masuk tahap pertama untuk penyerahan bantuan kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Lhokseumawe, sehingga penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana ini bisa cepat terlaksana,” paparnya.

Wali Kota menyebutkan berdasarkan hasil review BNPB/APIP Pusat, dari total usulan 1.296 rumah rusak, sebanyak 1.275 rumah dinyatakan lolos verifikasi, dengan rincian 74 rumah rusak berat, 1.178 rumah rusak sedang, dan 23 rumah rusak ringan.

Pada tahap ini, bantuan diserahkan kepada penerima kategori rusak sedang dan rusak ringan, dengan besaran bantuan Rp30.000.000 untuk rusak sedang dan Rp15.000.000 untuk rusak ringan. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp35,685 miliar.

Sayuti menjelaskan bagi masyarakat yang NIK nya belum masuk dalam daftar penerimaan hari ini, sebagaimana disampaikan oleh kepala BNPB RI, itu bisa disusulkan namanya.

“Nanti akan dilakukan verifikasi lagi sehingga seluruh masyarakat terdampak akan mendapatkan bantuan rumah rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat,” tuturnya.

Wali Kota Lhokseumawe juga mengingatkan kepada masyarakat yang menerima bantuan stimulan, diharapkan untuk memanfaatkan bantuan secara baik, jangan diselewengkan amanah pemerintah, bukan untuk keperluan lain. “Tolong jangan buat malu Kota Lhokseumawe di hadapan pemerintah pusat!” tegasnya.

Wali Kota menilai bahwa Pemerintah RI dalam hal ini BNPB RI bertanggung jawab penuh dan telah terbukti bahwa kerja keras mereka telah kita rasakan, bantuan di Kota Lhokseumawe itu melimpah ruah bila dibandingkan dengan daerah lain yang terkena bencana.

Sementara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto mengatakan, bagi masyarakat terdampak bencana yang belum terdaftar pada tahap-1 penerimaan bantuan, masih bisa diajukan kembali pada tahap berikutnya. “Dengan demikian, semua masyarakat terdampak akan mendapatkan bantuan tersebut,” sebutnya seraya meminta masyarakat untuk bersabar menunggu proses pengusulan selanjutnya.

Pelaksanaan perbaikan rumah akan didampingi oleh tim teknis yang dikoordinir oleh BPBD Kota Lhokseumawe, sehingga prosesnya berjalan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Dalam proses pencairannya, dana bantuan dibayarkan dalam dua tahap: tahap pertama sebesar 80%, dan sisanya 20% akan dicairkan pada tahap berikutnya” pungkasnya.

Bagi sebagian warga, bantuan ini bukan sekadar angka dalam nominal rupiah. Di balik lembaran buku tabungan yang diterima, tersimpan harapan untuk kembali membangun dinding yang roboh, mengganti atap yang diterbangkan angin, dan menghadirkan kembali ruang aman bagi keluarga.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan. (id72)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |