Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf bersama Forkopimda Aceh melepas peserta Program Mudik Gratis di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu (15/3/2026). Program Dishub Aceh ini membantu masyarakat pulang kampung menjelang Idul Fitri 1447 H.Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BANDA ACEH (Waspada.id): Sebanyak 2.070 peserta diberangkatkan dalam program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Aceh menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Rombongan pemudik tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dari Depo Trans Koetaradja di Banda Aceh, Minggu (15/3/2026).
Program yang digagas melalui Dinas Perhubungan Aceh itu bertujuan membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman, nyaman, serta terjangkau di tengah meningkatnya biaya perjalanan menjelang Lebaran.
Dalam sambutannya, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem mengatakan tradisi mudik merupakan momen penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
“Tradisi mudik merupakan momen yang sarat makna. Ia bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta menghadirkan kembali kehangatan kebersamaan di tengah keluarga,” kata Mualem.
Ia menjelaskan program mudik gratis ini juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik dan arus balik Lebaran sehingga dapat menekan potensi kecelakaan di jalan raya.
Selain melepas rombongan pemudik, pada kesempatan tersebut gubernur juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap program mudik gratis terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.328 orang melalui sistem pendaftaran daring.
“Dari jumlah tersebut, kuota yang tersedia untuk angkutan darat Pemerintah Aceh sebanyak 2.070 orang,” ujarnya.
Untuk melayani para pemudik, Dishub Aceh menyiapkan 122 unit kendaraan yang terdiri dari 27 unit bus besar dan 95 unit Hiace. Armada tersebut melayani 18 rute tujuan ke berbagai kabupaten/kota di Aceh, terutama wilayah yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.
Keberangkatan peserta mudik gratis dijadwalkan secara bertahap mulai 15 hingga 17 Maret 2026 dari Depo Trans Koetaradja Banda Aceh.
Selain layanan dari Pemerintah Aceh, program mudik gratis tahun ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan sejumlah BUMN melalui layanan angkutan darat dengan kuota tambahan sekitar 709 orang.
Untuk wilayah kepulauan, pemerintah juga menyediakan layanan mudik gratis melalui angkutan laut dengan delapan rute pelayaran menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat dengan total kapasitas 3.642 penumpang.
“Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, total kuota mudik gratis yang tersedia di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang,” kata Faisal.
Ia menambahkan seluruh kendaraan yang digunakan dalam program ini telah menjalani pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check guna memastikan armada dalam kondisi layak jalan dan aman bagi penumpang. Selain itu, para pengemudi juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas. (Hulwa)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































