1000 Umat Berdoa untuk Tolak Bala, Bupati Deliserdang: Saya Dukung Ini Jadi Ikon Religius Hamparan Perak

3 hours ago 5
Sumut

 Saya Dukung Ini Jadi Ikon Religius Hamparan Perak Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan hadiri kegiatan 1.000 umat berdoa untuk tolak bala, pada Tabligh Akbar dan Salat Tasbih di Masjid Jami' Al Hafiz, Desa Hamparan Perak, Minggu (8/3/26). Waspada.id/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

HAMPARAN PERAK (Waspada.id): 1.000 Umat lakukan doa bersama untuk tolak bala pada Tabligh Akbar dan Salat Tasbih di Masjid Jami’ Al Hafiz, Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Minggu (8/3/26)

Kegiatan yang merupakan tahun ketempat ini, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini pun para jemaah yang hadir memadati masjid untuk bermunajat dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Bupati Deliserdang, dr.H Asri Ludin Tambunan yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan PKK, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu memperkuat nilai spiritual masyarakat tersebut.

“Ini tahun keempat kegiatan berlangsung, saya harap dan mendukung bisa terus dilakukan agar menjadi ikon religius di Hamparan Perak,” kata Bupati Asri Ludin Tambunan.

Di kegiatan yang diinisiasi anggota DPRD Deliserdang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Adami Sulaeman dan dihadiri Tuanku Muhammad Fauzi, Raja Kejeruan Metar Bilad Deli itu, Bupati mengungkapkan, acara tersebut memiliki dampak besar dalam mempererat silaturahmi serta membangun kekuatan spiritual masyarakat.

“Saya rasa ini luar biasa. Inisiatornya Datok Adami dan ini harus ditularkan. Jangan hanya di Desa Hamparan Perak, tapi bisa juga dilakukan di desa-desa lain yang kental dengan nilai-nilai keislaman,” paparnya.

Selain menjadi ikon, Asri Ludin juga berharap kegiatan yang juga diiringi dengan pemberian santunan kepada 1.000 umat tersebut bisa rutin dilakukan, bahkan jika memungkinkan dua kali dalam setahun.

“Selain membangun silaturahmi, kegiatan seperti ini juga memperkuat spiritual masyarakat kita yang tanpa kita sadari perlahan mulai tergerus,” tutur Bupati.

Sebelumnya, Ketua Panitia Burhanudin menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat dijauhkan dari berbagai bencana.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai doa bersama mengingat beberapa waktu lalu terjadi bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Terkhusus kita juga berdoa agar kampung kita dijauhkan dari segala bala, bencana dan marabahaya,” jelasnya. (Id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |