Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zeira Salim Ritonga. Waspada.id/ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id): Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zeira Salim Ritonga, mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) meningkatkan pengamanan dan pelayanan transportasi pada arus balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung sejak 1 hingga 4 Januari 2026.
Zeira menegaskan, pengamanan arus balik harus dilakukan melalui koordinasi menyeluruh antara dinas terkait, aparat kepolisian, pengelola jalan tol, serta pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
“Koordinasi ini wajib dilakukan agar pemudik yang kembali dari libur Natal dan Tahun Baru dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan,” ujar Zeira kepada Waspada.id, Jumat (2/1).
Puncak Arus Balik Dua Gelombang
Zeira merespons prediksi Dinas Perhubungan Sumut yang menyebutkan bahwa arus balik diperkirakan mencapai puncaknya dalam dua gelombang, yakni pada 1–2 Januari 2026 dan disusul gelombang kedua pada 3–4 Januari 2026 yang bertepatan dengan akhir pekan.
Menurutnya, pola arus balik dua gelombang tersebut harus diantisipasi dengan penempatan personel dan pengaturan lalu lintas secara optimal, terutama di jalur-jalur utama dan kawasan rawan kemacetan.
Jalur Rawan Kemacetan dan Longsor
Ia juga menyoroti hasil survei prasarana jalan yang dilakukan Dishub Sumut pada 19–22 November 2025, sebelum terjadinya bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Survei tersebut dilakukan di jalur Merek yang mencakup Medan–Binjai–Kabanjahe–Tiga Panah.
Hasil survei menemukan enam titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta beberapa ruas jalan yang memiliki potensi longsor, di antaranya:
Medan–Pancur Batu–Sibolangit
Simpang Tongko–Simpang Sinaman
Merek–Sidikalang
Pengururan–Dolok Sanggul
Pemprov Diminta Siagakan Personel
Menyikapi kondisi tersebut, Zeira meminta Pemprovsu segera menyiagakan personel di titik-titik rawan, baik untuk pengaturan lalu lintas maupun mitigasi potensi bencana.
“Pemerintah Provinsi harus memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat terkait daerah rawan longsor dan bencana, serta menyiapkan personel di daerah-daerah rawan macet untuk mengamankan kendaraan arus balik,” tegasnya.
Imbauan untuk Pemudik
Di akhir pernyataannya, Zeira mengimbau para pemudik agar tetap waspada dan berhati-hati selama perjalanan, khususnya saat melintasi jalur rawan bencana dan kemacetan.
Ia berharap, pengamanan yang maksimal dapat mencegah kecelakaan lalu lintas serta memastikan arus balik Natal dan Tahun Baru 2026 berjalan aman dan lancar. (id06)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































