Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, SE, mengikuti pertemuan dengan Pimpinan MPR RI, dan Mendagri Tito Karnavian dalam rangka penyerahan bantuan untuk 8 Kabupaten yang terdampak bencana Hidro meteorologi di Potensi Daerah di Kantor Gubernur Banda Aceh, Selasa (10/2/2026). Foto: Humas Setda Aceh
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BANDA ACEH (Waspada.id): Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendorong percepatan penyaluran bantuan serta realisasi bantuan sapi meugang bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor saat menerima kunjungan pimpinan dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (10/2/2026).
Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan untuk delapan kabupaten yang mengalami dampak terparah, yakni Aceh Utara, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Pidie Jaya, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
Rombongan MPR RI dipimpin Ketua MPR RI Ahmad Muzani, didampingi para Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, serta A. M. Akbar Supratman. Dari Pemerintah Aceh, hadir Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir bersama para kepala daerah dari wilayah terdampak.
Dalam pertemuan tersebut, Fadhlullah menyampaikan bahwa bencana yang melanda Aceh telah berlangsung lebih dari dua bulan. Meski penanganan terus dilakukan, hingga kini masih tercatat sekitar 17 ribu kepala keluarga atau 69 ribu jiwa yang berada di pengungsian.
Ia menekankan pentingnya percepatan penyaluran bantuan sosial dari pemerintah pusat, khususnya bantuan dari Kementerian Sosial, seperti dana hidup bagi warga di hunian sementara, bantuan perabotan rumah tangga, serta dana pemulihan ekonomi.
“Kami berharap bantuan ini bisa segera disalurkan, kalau bisa sebelum meugang puasa,” kata Fadhlullah.
Selain bantuan sosial, Wagub juga meminta perhatian serius terhadap pemulihan sektor pertanian, termasuk sawah dan kebun warga yang rusak akibat bencana. Menurutnya, sektor tersebut menjadi penopang utama ekonomi masyarakat di daerah terdampak.
Fadhlullah juga menyoroti realisasi bantuan 1.455 ekor sapi meugang yang sebelumnya dijanjikan Presiden. Ia berharap bantuan tersebut dapat segera disalurkan agar masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan lebih baik.
Di bidang kesehatan, ia kembali mengusulkan agar pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 500 ribu warga Aceh yang selama ini ditanggung melalui program Jaminan Kesehatan Aceh dapat dialihkan ke APBN, mengingat pemerintah daerah sedang fokus pada pemulihan pascabencana.
“Kami berharap dengan kehadiran pimpinan MPR RI, berbagai kebutuhan masyarakat Aceh bisa lebih cepat ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa sejak dibentuknya satuan tugas rehabilitasi dan rekonstruksi pada awal Januari 2026, berbagai sektor mulai menunjukkan pemulihan. Namun, jumlah pengungsi di Aceh masih tergolong tinggi.
Ia menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak menjadi salah satu prioritas utama. Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah segera melengkapi dan memvalidasi data penerima bantuan.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam mengawal penanganan bencana di Aceh. Ia menegaskan bahwa berbagai aspirasi Pemerintah Aceh telah disampaikan kepada Presiden.
“Apa yang terjadi di Aceh adalah bagian dari yang kami rasakan bersama. Kami akan terus mengupayakan agar bantuan dan dukungan pusat bisa segera direalisasikan,” kata Muzani.
Terkait permintaan percepatan bantuan dan sapi meugang, Muzani menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar penyalurannya tidak mengalami keterlambatan.
Dalam kesempatan tersebut, MPR RI juga menyerahkan sebanyak 15 ribu paket sembako serta paket perlengkapan ibadah untuk membantu masyarakat menyambut bulan suci Ramadan. (Hulwa)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































